Napak Tilas Blog 2007

Inginnya mengikuti ajakan mas alief untuk buat kaleidoskop blog 2007, maka ku coba napak tilas blogku dari awal bulan 2007. Ternyata lebih banyak artikel orang lain, krn memang awalnya Blog kubuat untuk menyimpan artikel atau tulisan orang yang menurutku menarik hingga kalau kucari ga usah ubek2 file tapi tinggal lihat Blogku saja. Yakh jadi ga kesampaianlah bikin kaleidoskop seperti yang mas Alief buat, masa mau buat resume tulisan orang lain. Moga tahun depan bisa.

Tapi ada sedikit kemajuan, karena tertular dengan virus belajar menulis dari penulis lepas dan webersis (dari bang jonru dan mas ewa pula saya banyak dapat buku dan ilmu tentang penulisan) maka banyak keinginan untuk belajar menulis, ada beberapa tulisanku di blog ini, meski tulisan itu tentang segala yang remeh temeh, seperti diary yang bikin diarheea nan encer dan tak bermakna begitu dee bilang, tapi gak apalah, minimal untuk sekedar ketawa ketiwi sendiri, bila suatu saat di masa depan aku menengok ke belakang lewat blog ini.

Yang paling menyenangkan pertama, tentunya, sahabatku bertambah banyak. Bila sedang stress, kesel, sebel, maka blog ini jadi tumpahan kekesalan, mereka yang menenangkan, mengingatkan bila ada kata dan fikiranku yang salah.  Dan dari blog sahabat2 pula banyak kudapat ilmu, wawasan baru dan dunia terbuka luas, tak terasa sempit lagi. Kedua, secara tidak sengaja, saat ku publish seminar dan traine pelapisan logam, banyak telpon masuk, menanyakan dan beberapa diantaranya datang ke kampus untuk ikut traine Pelapisan Logam. Mereka yang datang tentunya jadi sahabat2 baruku juga lalu kenal dengan teman2 lain, teman2ku di kampus. Ada yang datang dari Aceh, Bekasi, Jakarta beberapa waktu lalu ada yang telpon dari Surabaya juga ada yang sedang bekerja di Korea menanyakan tentang pelatihannya. Beberapa dari Industri dan juga staf pengajar. Menyenangkan dan membahagiakan bukan, bila kita bisa saling berbagi?

2 comments Desember 28, 2007

Trauma Tahun Baru

2995669_39e56a246b_m.jpgBeberapa musibah besar yang melanda negeri ini, Tsunami, hilangnya pesawat Adam Air bertepatan dengan jelang dan awal tahun baru beberapa tahun yang lalu. Tahun ini banjir dan longsor memakan korban jiwa lagi dibeberapa daerah di jawa tengah dan jawa timur dan di beberapa daerah lain.
Jadi datangnya tahun baru tidak akan pernah terasa seperti zaman2 dulu lagi yang disambut dengan segala suka cita atau minimal pesta kembang api kecil2an di pelataran rumah.

Seharusnya, tentunya, tidak boleh bertanya tentang hal2 yang tak diinginkan, seperti musibah atau yang lainnya. Fikiran negatif bisa mendatangkan kejadian negatif dan sebaliknya, tapi mungkin sifat panik atau trauma atas musibah besar yang melanda negeri ini belum hilang sepenuhnya, jadi menginjak pergantian tahun selalu kutanya “ada musibah apa lagi di negri ini di ujung tahun ini, ya Allah?” Tidak, tentu saja tanya itu tak bermaksud menantangNya. “Jangan Engkau berikan cobaan yang tak kuat kami menanggungnya”  

Kekuasaan hanya ada di tanganNya, namun bukankah Allah Maha Penyayang? bila ada yang bilang musibah itu datang dariNya sebagai teguran atas ulah manusia, benarkah? Bukankah semua musibah itu datang asalnya karena ulah manusia sendiri yang berlaku sewenang2, rakus, tidak mempedulikan alam sekitar? hanya mementingkan diri sendiri, mau enaknya sendiri, tak peduli orang lain atau lingkungan ?

3 comments Desember 26, 2007

Di Rumah Strawberry lembang


di Rumah Strawberry, Lembang
Originally uploaded by lenn_juwita
Berlibur ma tante ison sekeluarga di lembang terus menuju rumah strawberry, tadinya pengen metik sendiri, jam 09 dateng taunya udah ngga ada buah yang bisa dipetik, ada beberapa yang belum dipetikpun sudah direserved.

10 comments Desember 12, 2007

Indosat M2 sering mampet

Akhir-akhir ini sering banget ga bisa browse, gara2 speednya yang lambat banget. Wah gimana ni, katanya 3g. Sering banget bahkan untuk buka email aja ngga bisa. Apalagi untuk blogging atau blogwalking, apalagi kalo buka MP ato frenster wah ga jalan2 tuh. Kalo gini terus kan bikin kesel, apa ganti aja pake xl gitu? tapi kan modemnya kontrak 18 bulan, :) kayak rumah aja ya, pake kontrak2 an? Abis biar gratis gitu lhoo daripada langsung beli modem kan mahaaal, mana ada uang? :) kacian deh aku

8 comments Desember 11, 2007

Desember yang Super Duper

sibukSatu Desember terlalui, dengan hari sebelumnya panik, stress, mules, mual, lalu terpaksa pasrah harus berdiri didepan semua penonton yang sudah sibuk mencela2 perempuan yang berada didepan. Berkali aku bilang paling kalo ga bisa senyum sajah deh. “Hu..sok maniez, pake senyum2″ temenku bilang. :) Daripada malu di depan mending senyum aja masa cembetut, udah ga bisa terus cembetut kan ga enak dipandang, jawabku soq yakin.

Bahkan seandainya diundur satu bulanpun, aku merasa belum siap, bener..bener, wong hasil utamanya belom ada koq, peralatan keburu rusak, dengan kejadian kebakaran di BATAN Serpong, dan DR.Pudji menjadi korban, juga sampelku yang menghilang bersama carut marutnya beberapa gedung di BATAN yang roboh. Padahal yang namanya sampel itu hasil pengorbananku lahir batin, bermanis2 menghadap DR.Sunara yang terkenal killer di Tambang ITB. Untunglah beliau menerimaku dengan baik, berhari2 disana dan berkali2 gagal, kuulang sampai jadi 3 sampel, dipotong pake wire cutting di Pak Eko Mesin ITB, dijadiin kotak, dipoles sama Ivan, diampelas sampai halus permukaan, diukur luas permukaan dikirim deh lewat TIKI ke serpong, dan berakhir dengan tragedi kebakaran, fuuzz sampelku hilang :(

Mendadak Pembimbing mau naik haji, pergi Desember ini, yang mendadak memberitahuku, persiapan beliau sih pastinya udah dari lama. “Kamu kena DO, bila ga maju seminar sebelum saya pergi haji”. Halaah dan waktu persiapan 1 bulan menuju Desember. Laporan tertulispun belum disiapkan, belum data yang berceceran, pembahasan yang harus bagus, dan persiapan presentasi yang harus bisa dimengerti.Dan dengan persiapan dari satu tahun yang lalupun, Bapak juga akan pergi haji. Anaknya hanya ada aku dirumah, terpontang pantinglah antara persiapan keberangkatan Bapak dan persiapan seminarku yang satu bulan menjelang. Bapak pergi  tanggal 29 Nov dan seminarku tanggal 1 Des.  Terbayanglah bagaimana akan sibuknya depan meja untuk semua persiapan itu lalu belanja keperluan Bapak. Kenyataannya, yang lebih menyibukkan bukan belajarnya tapi proses admin daftar seminar ke Depok. Aneh binti ajaib, untuk selembar kertas persetujuan berkali harus bolak balik Bandung-Depok. Print ini, print itu, ini, itu yang ada di SIAK NG (sistem Informasi Akademik New Generation) harus diprint, lalu untuk apa ada data yang bisa diakses On Line bila tetep daftar seminar harus berbentuk selembar kertas ???. Sistem yang dibuat dengan tujuan untuk memudahkan hanya tambah menyusahkan, ngeprintnya salah lah, harus diulang, minta acc keuangan, perpustakaan dll. Padahal udah jelas di SIAK NG itu tertera semua data yang tentunya valid.

Pak Unang (baca : Rektor UI) gimana niy? Universitas secara internasional ini katanya, malah tambah tidak efisien tidak efektif dan birokrasinya tambah dipersulit. Moga ada perubahan dey.

Tibalah hari H, dengan rasa yang ga menentu baru beberapa hari ditinggal pergi Bapak. Dengan senyum yang harus terhias dibibir bla..bla..bla.. presentasiku berakhir dengan celaan2 penguji. Yakhh ga pa pa deng, emang aku belom siap, datanya yang belom lengkap, mau gimana lagi? daripada kena DO. Ngomong2 ttg DO, ada enaknya kuliah di UI, dosen2 nya begitu membantu, beliau2 sama sekali ga mau ada mhs kena DO. Malah ketika akan seminar, ditanya, “mau diuji sama siapa?” Yee..asyiknya bisa milih Dosen yang ga killer :) Hahaha liciknyaaa..

Setelah terlalui, aku masih ga percaya , seminar terbuka itu akhirnya terlalui juga. Bengong… bener ga seh srasa mimpi? Seminar yang paling kutakuti telah terlalui yeeee…, kalo Sidang kan tertutup, bisa atau ngga, ga pa pa, paling cuma dosen aja yang tau, kalau Dosen bilang mhsnya bodoh kan ga pa pa, memang aturannya Dosen lebih pinter dari mhs, so cuex ajah deh :)

2 comments Desember 9, 2007

Police Line di Kircon

Menuju ITC Kebun Kelapa pagi2 berangkat dari kampus, belok kiri, muter balik, sebelum muter liat arah kanan, jalan penuh sesak orang, dari yang udah resmi pake baju kerja berbaur dengan ibu2 yang masih pake daster. Ketika ada celah diantara kerumunan orang2 terlihat garis kuning, police line mengelilingi tempat jalan depan gedung2 yang hampir sebagian besar toko atau kantor didaerah kiaracondong. Anehnya police line itu tidak mengelilingi sebuah rumah tapi hanya jalanan saja.

Ada pembunuhan? mayat? KDRT? penyiksaan? pertanyaan2 yang bersliweran, kekerasan sudah mendekati lingkungan sekitarku yang selama ini aman dan jarang sekali kejadian yang aneh-aneh, bahkan bila terpaksa pulang kerja sampai malampun aku ga pernah khawatir akan kejadian apa-apa, lewat kircon, cicadas, cicaheum, cikadut, yang kata orang daerah preman, kumuh menakutkan. Karena memang, Alhamdulillah tak pernah ada kejadian apa-apa. “Iya lah orang kamu kepala premannya” bilang temen2ku yang di Jakarta. ;) Pulang dari ITC, makan siang di warung Pak Pakih, temen2 cerita kalau tadi ada rekonstruksi pembunuhan karyawan beacukai Jakarta, I Putu Ogik oleh geng motor beberapa bulan yang lalu. Dari reka ulang diketahui korban yang didampingi kedua rekannya dihampiri seorang tersangka yang sedang naik sepeda motor. Tanpa sebab, tersangka langsung menusukkan sebilah belati yang terselip di pinggangnya.Dua rekan korban juga dipukuli sebelum berhasil menyelamatkan diri. Setelah memastikan korban tak berdaya, para tersangka kabur menggunakan empat sepeda motor. Nyawa korban tidak tertolong meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. (Liputan6)

Temen2ku cerita kalau pembunuhan geng motor itu memang tanpa alasan, bahkan ada korban yang sampai buntung tangannya kena sabet samurai dan ia dipecat dari pekerjaannya karena sudah tak bertangan lagi.  

Ini Bandung, tak ada sesuatu selama ini yang membuat orang tidak betah disini kecuali sampah dan sedikit banjir yang tidak separah di Jakarta. Bandung yang surga belanja, surga makanan, banyak mojang2 nu gareulis, tempat lahir artis2 dan musisi, Band2 ternama, sejuk (dibanding Jakarta) dan aman, selama ini aman tak ada apapun yang membuat warganya dan pendatang khawatir. Rasanya sama sekali tak rela bila kota ini dicemari oleh sesuatu yang tanpa alasan dan hanya bermain jago2an tak berujung pangkal. :(

2 comments Desember 8, 2007

Nge-Blog Sembari Meraup Dollar

meraup dollarBila selama ini aktivitas *nge-blog *di internet dianggap tidak menghasilkan, maka tidak salah jika di blog Anda dipasang link iklan yang memiliki kompensasi yang menarik. Misalnya dengan bergabung dengan program Adsense dari Google.Program-program peraup dollar dari dunia maya sudah banyak dilirik para *netter *di Indonesia. Bahkan seorang teman di Bali rela menyisihkan uang delapan ratus ribu untuk menyewa *hosting* sebesar 300 Gb untuk bermain di Google Adsense. Jika digarap secara terencana, program ini memang menjanjikan. Tengoklah kabar dari seorang webmaster situs shoemoney.com yang mendapatkan cek sebesar 1,1 milyar rupiah. Antara percaya atau tidak, tapi demikianlah yang dikabarkan detikinews. (lagi…)

5 comments Desember 8, 2007

Memanjakan anak, menjerumuskannya


Seringkali secara tidak sengaja, biasanya untuk menumpahkan kasih sayang, memperlihatkan bahwa kita sayang sekali pada si kecil, kita memanjakan anak dengan berlebihan tanpa disadari efek yang terjadi di masa depan anak. Padahal dengan kemanjaan itu bisa membuat anak tidak survive saat ia dewasa kelak. Ia akan selalu ragu untuk melangkah, tidak yakin mana yang benar dan mana yang salah, tidak percaya diri, karena di tiap langkahnya selalu ada bayangan orangtuanya, biasanya terutama ibunya. 
Apalagi untuk ibu yang bekerja di luar rumah, untuk menebus perasaan bersalah pada anak-anak, seringkali kemanjaan itu diperlihatkan dengan gaya hidup yang konsumtif, memberikan apapun yang anak mau tanpa melihat fungsi, kegunaan benda itu, asal anak senang, maka hilanglah perasaan bersalah itu. Lalu biasanya anak akan sukar untuk mensyukuri apa yang ia miliki, cenderung boros dan senang berfoya2 saat ia bertambah besar. Tidak empati pada sesama, menyepelekan orang yang dibawahnya. Ia juga tidak akan mengerti bahwa uang atau materi yang ia dapatkan adalah hasil kerja keras kedua orang tuanya.Juga dengan membiarkan apapun kesalahan yang diperbuat anak, yah biarlah toh masih anak-anak. Padahal menurut seorang psikolog, pendidikan untuk anak itu akan lebih mudah masuk ketika anak itu berusia dibawah 8 tahun, bila diatas usia itu akan lebih susah lagi untuk mendidiknya. Apapun kesalahan anak tentunya harus diberi sangsi, tentunya sangsi yang tidak berbentuk kekerasan dalam rumah tangga.

Akan lebih mudah bila pola pendidikan dimulai sejak anak masih kecil atau sejak anak masih di dalam kandungan. Dimulai dengan bacaan2 Al Qur’an saat anak tengah dikandung, dibiasakan bacaan Al Qur’an itu untuk didengar telinga anak sejak masih bayi sampai seterusnya, lalu mata anak tidak dimanjakan oleh tontonan2 TV yang tidak ada gunanya atau dibiasakan dengan tontonan orang dewasa, seperti sinetron dimana anak itu belum bisa mencerna apa yang dilihatnya. Orang tua harus pandai-pandai memilih tontonan yang baik untuk sang anak. Bila tidak ada lebih baik tidak menonton TV.

Kemudian  hal  yang penting lagi, menurut seorang psikolog adalah tidak memaksakan kehendak dan memperlakukan anak sesuai usianya. Seringkali orang tua ingin menjadikan anak sebagai little parent, anaknya suka seni orang tua memaksakan ia harus jago bisnis seperti ayahnya. Melihat kelebihan anak di segi apa, misalnya tidak memaksa anak harus pintar matematika sementara si anak lemah di bidang itu, karena untuk survive yang dilihat kan tidak dari IQ saja tapi bisa juga dilihat dari EQ anak. Bila anak masih TK atau SD perlakukan sesuai usianya, juga dalam hal memberi sangsi, tidak memperlakukan anak yang masih SD atau TK dengan didikan anak2 yang sudah masuk SMP atau SMU, atau sebaliknya tidak memperlakukan anak yang telah SMU seolah2 ia masih anak kecil saja.

3 comments November 23, 2007

Fenomena Kekerasan ABG

Geng di SMA 34 Siksa Yunior
Para Siswa Senior Anggota Geng Juga Melakukan Pemalakan
Jakarta, Kompas – Kekerasan di kalangan remaja kian merebak dan terorganisasi. Muhammad Fadhil Harkaputra Sirath (15), siswa kelas X SMA 34 Pondok Labu, Jakarta Selatan, disiksa seniornya hingga menderita patah tulang. Fadhil diduga dianiaya anggota geng Gazper, yang beranggota ratusan siswa SMA 34.
Kekerasan itu terungkap lewat penuturan Herry S Sirath, orangtua Fadhil. Penyiksaan itu ditengarai juga terjadi terhadap siswa kelas X (kelas I) lainnya hingga beberapa siswa juga mengalami patah tulang. Penyiksaan terhadap Fadhil dan siswa lainnya diduga dilakukan siswa kelas XII (kelas III) anggota geng itu.

Semakin banyak tindak kekerasan yang dilakukan siswa bahkan siswi ABG anak anak remaja, pemalakan, geng motor, penyiksaan, tawuran belum lagi narkoba, obat-obat terlarang, sex bebas, sangat mengerikan untuk seorang ibu yang punya anak2 menjelang remaja.“Kita harus bisa mendidik secara benar dan semaksimal mungkin, selebihnya kita hanya bisa berdo’a menyerahkan semuanya pada Yang Diatas” begitu adikku bilang, ia pula yang memberiku do’a supaya dibacakan sehabis shalat untuk semua putra-putri kecil di keluarga:
Allahumma faqihhu fiddin wa alimhu hikmataka wa ta’wilhu Qur’an fansuruhu (Ave, Anne, Dea, Inka, Cantiqua, Satria, Farida) waj’alhu min ibadika shalihin. Amien
Semoga kehidupan mereka selalu berada dalam lindunganNya, tak ada kenakalan2 yang terjadi pada mereka, tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, AmiienLalu ingat nasihat dari ibu psikolog di sekolah Anne saat pembagian laporan pra evaluasi:

8 comments November 15, 2007

gO bloGG

Kufikir pertama kali Blogging tu cuma buang-buang waktu, memang saat kenal pertama aku lagi buang waktu menunggu tahun baru 2001, kenalan ma blogspot, asyik deh bikin aksesori blog, lupa waktu.Dikenalkan sama oppi, temen saat jadi anak buah anne ahira, dengan multiply.com, walah tambah asyik tuh, jadi banyak temen sesama MPers. Tapi agak malu juga nge blog disana, soalnya yang nengok blognya keren-keren, tidak biasa-biasa seperti sederhananya blogku yang tak ada apa-apanya.Ngga sengaja kenalan ma WP, lupa, gimana kenal pertamanya ya? Wah udah deh makin seneng blogging, blogwalk. Sama juga di WP temen-temen blog WPnya bagus-bagus, banyak isi, banyak ilmu.1602840096_02bf5ddb4a_m.jpgBlogku isinya curhat mulu, complain, panik, ngeluh, sedih, seneng, sebel, bete, dan lain-lain, makin banyak isi blog, kubaca ulang, ternyata bikin makin kenal diri sendiri. Aneh ya? jadi selama ini aku sendiri ga kukenal :) bodohh.

Bahwa aku ternyata pengeluh, gampang panik, banyak buang waktu tersadar setelah baca posting sendiri di blog. Untungnya temen-temen banyak kasi saran, moga makin lama kebiasaan burukku berkurang, halahh, pointnya dengan nulis di blog jadi tahu kelemahan-kelemahan yang tak tersadari..bhs apa ini ya?..

Masih banyak lagi tentunya yang belum kutau, satu yang pasti (kayak judul lagu saja!) ternyata aku ga bisa nulis, wualaah payah, aneh banget, kalau ngobrol, bicara, cerita cerewet amat, mau nulis hal kecil, itu otak byar pet byar pet, otakku kekecilan, udah otak wanita itu lebih kecil 10% dari laki-laki, mungkin otakku lebih kecil lagi dari kebanyakan wanita ya hikhikzzhik :(

8 comments November 12, 2007

Hati-hati yang pake motor matic

Apalagi bila sedang bawa anak kecil

1 comment November 8, 2007

Dawson Creek tayang lagi

453318257_0e385fccae_m.jpgYeee keren abis Global , asyiiikkkk banget tayangan TV kesukaan balik lagi, Dawson Creek Season 5 di Global TV mulai 9 Nov 07 jam 22.00, dibintangi Katie Holmes dkk. Setelah “Friend”, ini tayangan TV yang disuka, meski bukan untuk usiaku (kata Anne) :) ga apa apalah daripada tonton sinetron lokal yang cuma jual kemewahan dan air mata, tak ada makna yang bisa dipetik, menonton tayangan TV dari luar selalu ada yang lain, selalu ada makna yang bisa diambil.Sapa yang mau siar ulang “Friend” ya? :(

4 comments November 4, 2007

Menara gading itu mulai terbuka

1019574058_e2bacc716d.jpg

Sementara di Aula Timur dan Barat tengah dibuka Titian Karir Terpadu (selama seminggu Nov 07) yang sesak dipenuhi sarjana2 dari berbagai Universitas, kebanyakan tentunya lulusan ITB dan dihadiri banyak perusahaan ternama dengan tujuan mencari sarjana potensial yang masih belum mendapat pekerjaan untuk ditempatkan sebagai employee perusahaan  tersebut, seorang teman memberi tahu di koran Pikiran Rakyat ada iklan, ITB membuka lowongan pekerjaan sebagai tenaga pengajar (dosen) dengan persyaratan harus telah lulus S3 dengan gaji pokok menggiurkan untuk seorang Dosen (5 jt/bln).

Kening saya mengerut dan bengong beberapa saat, ini kemajuan atau kemunduran?

Tidak sembarangan orang bisa jadi Dosen ITB, dan biasanya telah dipersiapkan sejak mulai mahasiswa di Program S1. Mereka adalah lulusan terbaik dan dikenal trampil dan dekat dengan Dosen. Mereka yang IPKnya biasa-biasa saja jangan harap jadi Dosen disana. Tidak lama setelah lulus S1 mereka sudah menghilang untuk menempuh Program S2 dilanjutkan S3 dan biasanya tidak di ITB. Setelah beberapa tahun mereka pulang untuk mengabdikan ilmunya dengan menjadi Dosen di ITB.

Melihat bagaimana eratnya hubungan antara Dosen, mahasiswa dan alumnus disana, saya fikir mustahil akan ada orang dari luar ITB menjadi Dosen disana, kalaupun ada mungkin hanya satu atau dua orang saja pada satu jurusan. Artinya proses kaderisasi juga kualitas Dosen berjalan baik bila sistem itu dipertahankan.

Saat tengah mencari promotor yang harus bergelar Prof. disuatu  bidang studi pada tahun 2000an terasa kesulitan, karena Prof yang ada tengah menjalani masa Pra Pensiun dan tidak boleh lagi menerima mahasiswa bimbingan. Institut terbaik di Indonesia kaderisasinya terhambat?

Tahun 2006 tengah mencari Dosen disana yang seharusnya sudah pulang karena sudah menyelesaikan Program S3 dari Luar Negri, berkeliling di Lab.Lantai 4, Laboratorium kosong semua yang ada Dosen2 senior dengan jabatan ganda, struktural, fungsional dan mengurus Lab. Beberapa Dosen senior pun ada yang menjalani massa pra pensiun Dosen. “Hak mereka untuk tidak pulang” ketika beliau2 ditanya Dosen yang seharusnya sudah pulang menggantikan mereka tidak juga pulang2. “Hak mereka untuk pergi” ketika beliau2 ditanya Dosen2 muda yang baru datang juga sudah tidak ada lagi di ITB.

Kemajuan atau Kemunduran bila ITB harus menerima Dosen bukan alumnusnya? bila ini memang diperlukan untuk menjaga profesionalisme di semua segi, semoga ini adalah kemajuan, karena keberagamanpun adalah media pembelajaran, walaupun selama ini ITB  adalah Institut Terbaik di Negeri ini. 

Siapa berminat?

 

ctt : gambar diambil dari fickr heryusb

2 comments November 4, 2007

Mengapa pejabat bisa sangat kaya raya?

Beda dengan seorang professional yang honornya memang dibayar mahal seperti pengacara, artis, akuntan, psikolog atau ustadz seleb misalnya, tapi bisa sama dengan profesi lain seperti guru atau kepala sekolah misalnya yang punya kerja samping sebagai pemulung atau tukang ojek, guru punya kerja samping untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, pejabat bisa sangat kaya raya bila punya kerja samping, ternyata –setelah iseng menulis data dari media elektronik maupun Koran- kerja samping pejabat jauuuuuh lebih banyak dari profesi lain, yaitu :

Koruptor, manipulator, pelaku illegal loging, penerima uang suap, mafia peradilan, calo anggaran, penjual asset Negara, penyelundup bahan tambang, penyelundup minyak dan gas Negara, pelaku pemalsuan ijazah, pembuat janji dan sumpah palsu, calo jabatan, calo kursi dpr, Bandar narkoba dan obat terlarang, back up judi dan prostitusi, pelaku mark up anggaran projek public, mafia tanah, preman berdasi, mafia TKI, pemalsu pajak Negara, monopoli projek, penerima upeti BUMN, penyebab banjir lumpur, penyebab banjir, pembakar area public untuk dijadikan mall, penggusur rumah rakyat untuk dijadikan real estate, pembeli suara pemilu, penggemar studi banding ke Luar Negeri, pencuci uang haram, apalagi ya? Pasti masih banyak, kalau ada ku apdet lagi ah, biar bisa tahu seberapa banyak kerja samping pejabat.

Atau ada yang mau nambahin?

Add comment November 3, 2007

Hujan Mulu

left alt=

Bandung diguyur hujan, setiap sore, Bandung yang dingin tambah dingin, jadi inget badai serotoninnya Dewi Lestari (jaka sembung bawa golok).

Bila semua penuh omelan dengan datangnya hujan, kehujanan, kebasahan, banyak cucian, jemuran ga kering2, pulang kesorean, nunggu hujan reda, jalanan becek, baju kotor, kebanjiran, aku cuma senyum. :)

Aku suka hujan, dan ngga tau kenapa, aku suka hujan, sejak dulu, apalagi kalau sampai kehujanan basah.

Bisa berjam-jam, bila sedang hujan, pandang daun di pohon kehujanan, atau pandang titik2 hujan yang mampir di jendela kaca.

Bandung, hujan, daun, pohon, indah, damai, nyaman, tidur, lelap, mimpi, besok, bangun, hidup, jalan, terus….  

4 comments November 1, 2007

Next Posts Previous Posts


Album Photo

Seminar Anak MimHA

S528394 02

meandanne

More Photos

This website is worth
What is your website worth?

Fren Comment

Miss Anton di Kenapa Kita Benci Malaysi…
yuday di MAJALAH HIDAYAH DAN POP,TERNYA…
yuday di MAJALAH HIDAYAH DAN POP,TERNYA…
yuday di MAJALAH HIDAYAH DAN POP,TERNYA…
kang maman di About Me

Lenn_Other Blog

Kunjungan Temen

Meta

Fren Blog

Catatan Lalu

Jadwal

November 2009
S S R K J S M
« Mei    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

LenN_FreN