Police Line di Kircon

Desember 8, 2007

Menuju ITC Kebun Kelapa pagi2 berangkat dari kampus, belok kiri, muter balik, sebelum muter liat arah kanan, jalan penuh sesak orang, dari yang udah resmi pake baju kerja berbaur dengan ibu2 yang masih pake daster. Ketika ada celah diantara kerumunan orang2 terlihat garis kuning, police line mengelilingi tempat jalan depan gedung2 yang hampir sebagian besar toko atau kantor didaerah kiaracondong. Anehnya police line itu tidak mengelilingi sebuah rumah tapi hanya jalanan saja.

Ada pembunuhan? mayat? KDRT? penyiksaan? pertanyaan2 yang bersliweran, kekerasan sudah mendekati lingkungan sekitarku yang selama ini aman dan jarang sekali kejadian yang aneh-aneh, bahkan bila terpaksa pulang kerja sampai malampun aku ga pernah khawatir akan kejadian apa-apa, lewat kircon, cicadas, cicaheum, cikadut, yang kata orang daerah preman, kumuh menakutkan. Karena memang, Alhamdulillah tak pernah ada kejadian apa-apa. “Iya lah orang kamu kepala premannya” bilang temen2ku yang di Jakarta. ;) Pulang dari ITC, makan siang di warung Pak Pakih, temen2 cerita kalau tadi ada rekonstruksi pembunuhan karyawan beacukai Jakarta, I Putu Ogik oleh geng motor beberapa bulan yang lalu. Dari reka ulang diketahui korban yang didampingi kedua rekannya dihampiri seorang tersangka yang sedang naik sepeda motor. Tanpa sebab, tersangka langsung menusukkan sebilah belati yang terselip di pinggangnya.Dua rekan korban juga dipukuli sebelum berhasil menyelamatkan diri. Setelah memastikan korban tak berdaya, para tersangka kabur menggunakan empat sepeda motor. Nyawa korban tidak tertolong meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. (Liputan6)

Temen2ku cerita kalau pembunuhan geng motor itu memang tanpa alasan, bahkan ada korban yang sampai buntung tangannya kena sabet samurai dan ia dipecat dari pekerjaannya karena sudah tak bertangan lagi.  

Ini Bandung, tak ada sesuatu selama ini yang membuat orang tidak betah disini kecuali sampah dan sedikit banjir yang tidak separah di Jakarta. Bandung yang surga belanja, surga makanan, banyak mojang2 nu gareulis, tempat lahir artis2 dan musisi, Band2 ternama, sejuk (dibanding Jakarta) dan aman, selama ini aman tak ada apapun yang membuat warganya dan pendatang khawatir. Rasanya sama sekali tak rela bila kota ini dicemari oleh sesuatu yang tanpa alasan dan hanya bermain jago2an tak berujung pangkal. :(

Entry Filed under: News. Tag: , , , .

2 Comments Add your own

  • 1. viking  |  Desember 11, 2007 at 12:34 pm

    Dan Persib !

    Halah Persib mulu, ditungguin Anne tuh om, pengen nonton Persib bareng katanya, jangan lupa bawa laptop hibahnya dibawa ya, biar anne sirik :)

    Balas
  • 2. InOL  |  Januari 18, 2008 at 7:23 am

    iyah ih sebel kalo inget geng motor, bobotoh persib nu sok saenae dewek & kebrutalan2 laennya di BDG…berantas ajah lah! iya ga bu? heee

    Setujuuuu.., tapi adik saya balad persib juga, gimana dunk Nol?

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Album Photo

Seminar Anak MimHA

S528394 02

meandanne

More Photos

This website is worth
What is your website worth?

Fren Comment

Miss Anton di Kenapa Kita Benci Malaysi…
yuday di MAJALAH HIDAYAH DAN POP,TERNYA…
yuday di MAJALAH HIDAYAH DAN POP,TERNYA…
yuday di MAJALAH HIDAYAH DAN POP,TERNYA…
kang maman di About Me

Lenn_Other Blog

Kunjungan Temen

Meta

Fren Blog

Catatan Lalu

Jadwal

Desember 2007
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

LenN_FreN