Kenapa Kita Benci Malaysia

September 3, 2007 at 9:47 am 222 komentar

Malaysia lagi kehilangan muka gara-gara badmintonnya nggak lagi berbulu dan bolasepaknya hancur lebur di Piala Asia kemarin. Seperti kita tahu, lewat dua sektor itu Malaysia merasa pernah menandingi Indonesia yang nyaris mengganyangnya. Mereka juga merasa naik gengsi dengan memiliki Mahathir yang berjuluk “Soekarno kecil”. Jadi, buat apa membenci orang yang punya kekurangan? Soal musik sampah, itu lantaran mereka lagi gedeg. Susah-payah bikin lagu-lagu yang mereka klaim sebagai genre “Malaysian Rock”, eeh… ternyata bikin begituan cuma hal sepele saja buat si Sheila Ungu on Kangen Seven. Pasalnya, rock malesya itu melulu “Isabela adalah…” yang merinto-rinto penuh harahap. Sedangkan Indonesia yang punya sejibun rocker aliran apapun, nggak perlu mendongkrak dirinya untuk kelihatan eksklusif. Malah, dengan rendah hati kita mengakui rocker juga manusia.
Jadi, buat apa membenci orang yang kurang perhatian?
Malaysia samasekali bukan tandingan Indonesia. Jangan kotori jari kita untuk nyentil orang yang banyak kekurangannya. Tapi tetap, kita harus waspada terhadap penyusupan pemikiran fundamentalis (sejak pertengahan 1980an kalau nggak salah) serta ekspor teroris macam Azahari & M.Top yang sengaja menghancurkan nama Indonesia dan – langsung atau tidak – merampas kue pariwisata kita. Jadi, ndak ada gunanya membenci orang yang cemburuan.
Semakin kita membenci Malaysia (dan Singapur) & semakin keruh situasi kawasan, semakin senanglah si ceriwis Inggris. Apalagi kalau sampai timbul konflik, semakin leluasalah pasukan sekutu mengangkangi Selat Malaka dengan helm PBB – seperti di Timtim itu.

Inggris, bangsa yang gampang marah dan pendendam itu, bagaimanapun pandai mempermainkan wajah & lidah demi peran aristokratnya. Dia lebih suka menyuruh orang
lain menjalankan misinya. Tapi kalau sudah kelewat ngebet, maka perangai aslinya yang lebih
rendah dari bonek dan lebih sadis dari residivis pun muncul. Lihat, apa kurang jauhnya Malvinas dari London? Toh direbut juga sekalipun dengan menenggelamkan anak-anak mudanya di lautan beku. Kita, Indonesia, boleh marah terhadap proyek Inggris bernama “Malaysia” itu, tapi tidak kepada pribumi di sana. Saudara-saudara di Semenanjung itu justru perlu dibantu untuk bebas menjadi dirinya sendiri. Kita boleh tersinggung akan perlakuan adik-adik kecil itu.
Tapi membenci? Kok jadi mirip Tessy Srimulat; mantan KKO yang lebih seneng nyubit ketimbang tetap gagah.

Sebagai yang lebih tua kita wajib membimbing Malaysia ke jl. yang benar. Lihat, mereka kan masih nggak ngerti cara bertetangga, salah memahami rock, serta keliru pula memaknai lagu
santai sebagai anthem kerajaan…: ) Nggaklah. Indonesia masih lebih gagah dan punya harga
diri dibanding “Malaysia”. Masalahnya tinggal bagaimana kita menggali, menemukan, dan membangunkan lagi jatidiri Indonesia. Kerja ini bisa tambah ruwet kalau melihat pidato SBY
yang terkesan jadi jubirnya Malaysia: “Kalau (polisi itu) terbukti bersalah, akan ditindak”.
Akhirul kalam, mari kita benahi saja dulu dari titik ini; para pemingpin itulah yang – sadar atau tidak, sengaja atau tidak – membuat bangsa ini serba menciut dan ketinggalan di mana-mana.
Tangani setiap perselisihan dengan Malaysia atau siapapun secara logis dan dewasa. Juga dengan pemerintah sendiri
From: “Satrio Arismunandar”

Entry filed under: News. Tags: .

Selamat Datang Ma-Ba Metal 2007 RUU BHP, Skenario Neoliberalisme

222 Komentar Add your own

  • 1. tozie  |  September 4, 2007 pukul 3:26 pm

    hmm .. kenapa kita memutuskan silaturahmi ??
    Sabar itu g ada batasnya ..? kenapa benci Tozie ?
    Abizz nyebelin banget sich .. :D

    Balas
  • 2. sin  |  September 10, 2007 pukul 9:45 am

    m’sians is such wolf in sheep’s clothing.. mrk tu nganggap bangsa nya itu the leader n superior dan nganggap bangsa kita tu inferior…

    benar2 bgs yg arrogan

    jangan mau kalo dipanggil indon sm msians, coz itu adl derogatory term nya bgs indonesia oleh mereka…
    link.

    http://myindo.com/story/241.asp

    Balas
  • 3. ARTI NOOR84  |  September 11, 2007 pukul 2:18 pm

    kita benci mereka karena suka mendera/siksa kita punya TKI ! tapi (maaf kalo agak rasis) yang sering menyiksa=cina malaysia gak percaya coba perhatiin tiap ada berita ttg tki yg disiksa, majikannya pasti sipit matanya.
    maaf kalo saya salah tapi rata2 yg saya liat yaa..mereka2 itulah. mungkin mrk gak suka melayu msia yg dapat prioritas mulai dr politik-ekonomi jd dendamnya ke tki yang jelas ras melayunya.

    Balas
    • 4. irwan76  |  Oktober 20, 2010 pukul 8:05 pm

      benar sekali, tidak saya sangka akhirnya saya menemukan orang Indonesia yang pintar dan dapat menelaah dengan tepat sekali kenapa TKI di Malaysia di siksa dari manusia yang bermata sepet. Buat pengetahuan anda, bukan mata sipit sahaja malah berkulit hitam sama -sama menyiksa TKI. Kami orang Melayu merasa marah dengan perlakuan begitu oleh bangsa-2 ini terhadap bangsa se-rumpun kami. Mereka menyiksa TKI sebagai mesej ketidakpuasan hati mereka terhadap bangsa Melayu di Malaysia.

      Balas
      • 5. azlorah  |  Maret 31, 2011 pukul 9:09 am

        oleh itu, kepada warga indonesia yang sering mngadakan demontras menghentam Malaysia karna TKI..yang lakuin pnderaan itu cuma majikan doang…malaysia nggak pernah nyuruh majikan dera TKI nya..penderaan itu brlaku karna kehendak INDIVIDU@majikan tersebut sahaja..jadi..lakukan demontras buat individu itu sahaja,ya…lagian,polisi malaysia udah meletakkan hukuman setimpal terhadap perlakunya..ada yang dipenjara malah ada yang dijatuhkan hukuman gantung…jadi nggak usah dipertikaikan lagi..

  • 6. faizal  |  Oktober 17, 2007 pukul 7:21 am

    negara indonesia adalah negara yang miskin…kenapa harus sakit hati dengan kejayaan malaysia?

    Balas
    • 7. soton  |  Agustus 19, 2009 pukul 2:45 pm

      Indonesia miskin,…yang benar aja,….Indonesia termasuk kedalam 20 negara dengan ekonmi terbsar disunia,…malaysia diamana,…

      orang menegah ke atas itu di Indonesia ada 70juta,…kalain total penduduk aja 23jt,…

      lagian siapa sih yang bangun malysia itu,..cina kan,…

      Balas
      • 8. ifah  |  April 5, 2010 pukul 9:18 am

        20 negara dengan ekonomi terbesar dunia..tetapi kenapa ramai rakyat indonesia masuk kemalaysia untuk bekerja di malaysia? sanggup masuk secara haram, gadai nyawa ditengah lautan bawa anak kecil..sudah dihantar pulang keindonesia, tetapi tetap mahu datang lagi kemalaysia secara haram..jangan berbangga dengan sesuatu yang tidak wujud..

      • 9. damai  |  Januari 2, 2011 pukul 2:02 am

        ye ke………….apa2 ajelaa.setakat rkyt yg ramai tp mundur apa bezanya.klau benar negara kamu gitu hebat kenapa saudara mara mu d msia ni gitu susah pyh mau dtg cari keja.memang negara indonesia hebat amat,kaya raya,segala2nya hebatkan.kalau gitu sy saran PM d msia ni jgn bantuin indonesia,pedulikan aje indonesia,biarkan aje indonesia d timpa segala malapetaka.jika di bantu sama aja gayanye.malaysia=maling,malaysia=perampok.perhatikan aje bolasepak mgu lalu.maling kami,perampok kami tp kami jugakla yg menolong kamu jika kamu d bencanakan oleh ALLAH.kamu sedar ngak tu.itu bermakna kamu seperti anjing yg tersepit.tak gitu

    • 10. esna  |  Agustus 23, 2010 pukul 1:36 pm

      malaysia negara perampok

      Balas
      • 11. ewen  |  Agustus 23, 2010 pukul 1:38 pm

        kalo berani serang indonesia,gw ganyang malaysia anjing

      • 12. SHIT INDON FUCK  |  Desember 31, 2010 pukul 6:37 am

        EH INDON KAMI NGGAK TAKUT, CUMA KAMU TU AJA YANG TERLEBIH NGOMOMONG!!KAMU YANG SUKA CARI PASAL KAMU TU MARI SINI!!

      • 13. damai  |  Januari 1, 2011 pukul 3:24 am

        NEGARA KO HLG APA.SETAHU AKU RKYT INDONESIA DA BNYK HLG,BUKAN PUPUS TP MEREMPAT KT MSIA DN SEKALI GUS MYEMAK KT MSIA NI.AKU X SUKA NK MAKI MANA2 NEGARA.AKU CUME X SUKA YAHUDI,TP JGN MGHINA NEGARA AKU.AKU SYG NEGARA AKU.TULISAN KO BT AKU MRH,

  • 14. sudar  |  Maret 7, 2008 pukul 5:34 am

    untuk Pak Faisal, kita bukannya sakit hati melihat kejayaan malaysia, tapi karna sikap congkak dan semena mena terhadap saudara kita yang kerja disana.

    Balas
    • 15. zack  |  Juli 5, 2009 pukul 8:02 am

      tengok ape orang indonesia buat kepade anak malaysia !

      ape nak kate ?
      kami harap tiade lg hal begini .

      Balas
    • 16. damai  |  Januari 2, 2011 pukul 2:18 am

      anda benar punya otk yg kurang,anda hanya buka mata jika saudara mu di serang.tapi anda tau ngak berapa ramai sahabat kami di msia mjd makanan saudara anda,di bunuh,di rogol di saksikn familynya,d larikan ank gdsnya,d rompak,anda dgn seenak-enaknya menuduh kmi maling,buka matalaa

      Balas
  • 17. sudar  |  Maret 7, 2008 pukul 5:36 am

    untuk Pak Faisal, kita bukannya sakit hati melihat kejayaan malaysia, tapi karna sikap congkak dan semena mena terhadap saudara kita yang kerja disana.Masalah “kejayaan”, saya pikir Malaysia tida jaya jaya amat bila dibanding Indonesia, masih banyak bidang2 yang Indonesia lebih unggul dari tatangganya yang sombong tersebut

    Balas
    • 18. damai  |  Januari 1, 2011 pukul 3:26 am

      HAHAHAHAHA

      Balas
  • 19. putera malaysia  |  Agustus 9, 2008 pukul 4:59 am

    salam..
    aku tersenyum membaca luahan hati rakyat indonesia ini. Kenapa perlu membenci malaysia? sedangkan ramai rakyat mu mencari rezeki di malaysia? sekiranya indonesia lbh unggul, kenapa tidak menyediakan peluang pekerjaan yg cukup untuk rakyat nya? kami tidak ingin bertegang leher mengagungkan negara masing2..kitakan bangsa serumpun, tidak enak rasanya untuk benci-membenci sesama sendiri..sikap saudara/saudari membuat posting sebegini ternyata membuktikan saudara/saudari ialah satu bangsa yg tidak tahu bertetangga,bertujuan memecah belahkan tali silaturrahim sesama kita..tiada gunanya..malaysia sgt indah, seperti juga indonesia..masing2 punyai keistimewaan, kelebihan..=)

    Balas
    • 20. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 10:33 am

      sy setuju dgn putera.knp perlu mgeluarkan posting dn kenyataan yang boleh merosakkan hubungan malaysia dan indonesia?..hal ini akan terus berlarutan jika warga indonesia kerap mengeluarkan kenyataan utk mjatuhkan dan membenci malaysia…betulkan?..jangan suka mencari kesalahan malaysia..ini boleh menghancurkan negara kita berdua sekaligus.

      Balas
      • 21. Garuda Indonesia  |  September 6, 2010 pukul 5:13 pm

        saya setuju dengan anda, kita sesama muslim bersaudara…kenapa harus ribut2 ??
        kalo liat kondisi negara Republik Indonesia _ Malaysia yang seperti ini, orang2 yahudi pasti tertawa lebar..

    • 22. niebell  |  Desember 28, 2010 pukul 4:29 am

      FUCKING Malaysia, big mouth big headed too.

      Balas
      • 23. SHIT INDON FUCK  |  Desember 31, 2010 pukul 6:33 am

        KOCK IS MY PENIS!!! you monkey dirty is same pig sucker mouth!!!

      • 24. damai  |  Januari 1, 2011 pukul 3:11 am

        OOOO………..AGAKNYA NI YG MAK BAPAK KO KT INDONESIA AJR KT UMA.HMMM HEBAT PEMBELAJARAN KO ORG

      • 25. Garry  |  September 29, 2012 pukul 10:47 pm

        Malaysian language it’s very ugly even their melayu face, it’s so ugly the woman ugly the man ugly hahaha it’s so disgusting face , and their United Kingdom puppets

  • 26. Adinda  |  Agustus 11, 2008 pukul 10:08 am

    Aq mencoba untuk tidak membenci Malaysia lwt tulisan ini.
    Iya memang, knp qta hrs benci sama Malaysia yg bisanya cuma ngombongin diri dan tersesan “Lebay”…
    Ih Amit amit…
    Justru skrg aq ngerasa kasihan krn kearoganan mereka.
    Tapi…
    Aq akan menyisakan sedikit rasa kebencianq sama Malaysia kalau2 mereka bertingkah lagi.
    Sebagai seorang Indonesia, aq ga mau negaraku disepelekan oleh negara lain yg nyatanya msh kalah banding dg Indonesia!!

    Balas
    • 27. Aku anak jati malaysia  |  September 1, 2010 pukul 6:45 am

      Best juga ni kalau boleh hantar balik semua warga Indonesia yang ada di Malaysia…Lagi ramai mereka lagi banyak kadar Jenayah..Sepatutnya bersyukur bila datang sini dapat pekerjaan..kalau di Indonesia nak makan sebutir nasi pn belum tentu dapat…

      Balas
      • 28. dr.mercury (indonesia)  |  Januari 2, 2011 pukul 12:54 am

        kamu udah pernah ke indonesia belum??????

      • 29. Garry  |  September 29, 2012 pukul 10:53 pm

        Orang Malaysia holiday pergi ke Bali hahaha they so proud of Bali which mean they don’t have beautiful place like Indonesia Bali hahaha, gotcha ya

    • 30. hate ex INDONS!!!  |  Desember 17, 2010 pukul 6:55 am

      lancau la indon DASAR BANGSA SOMBONG EGOIS!!!TERANG TERANGAN KAMU EGOIS!!SOMBONG!!

      Balas
      • 31. niebell  |  Desember 28, 2010 pukul 4:31 am

        Wah cacian begitu mah cocok banget buat Malaysia sendiri ; terang-terangan egois plus sombong pula,

      • 32. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 1:28 pm

        emang nya itu indonesia sendiri bukan?,cerita2 pendekar-pendekarnya pun udah menunjuk-nunjuk,sakti tu la,saktiu ini la’7 lautan la,petala langit la,adooohhh sakit kepala aku gelak in muah! muah! muah! lah,loh brengsek sanala brengsek sinila,apa-apaan tuh??

      • 33. damai  |  Januari 1, 2011 pukul 3:14 am

        NI APE NI.JGNLAA GUNA BAHASE CAMNI.KO LYN ORG GILA NT KO PN GILA CM DIA ORG.

      • 34. shah  |  Januari 11, 2011 pukul 4:37 am

        WAH!! nggak sadar lagi indon itu lagi cocok amat!!mmg cocok la indon ngak sadar dirik…

    • 35. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 1:20 pm

      dasar naif indon,baru mendapat kejayaan dlm sukan aja sedikit udah jadi gah di mata sendiri,mau angkat-angkat diri sendiri,udah-udah mau rendahkan tetangga sendiri yang nyata jauh lebih bagus dan maju kesemuanya,apa-apa loh?.. mgkin yaa laa.. kasian barangkali mau cari upah lebih kok, pekerjaan di indon kan ngak lumayan gituh ,lagian disna susah deh..keh keh wahwahwahwahwah

      Balas
  • 36. ida ayu  |  Januari 12, 2009 pukul 12:40 am

    mm gini yah
    ga penting siapa yang mulai duluan
    cuma coba tolong ingat pesan bunda anak waktu kecil
    “jangan nyubit orang duluan, karena dicubit rasanya sakit, dan mama yakin kamu gamau ngerasain itu”
    either a malaysian mom or an indonesian or even all mom in this whole universe teach the same thing to their children, right?
    why can’t we obey our mom?

    Balas
    • 37. shah  |  Januari 2, 2011 pukul 1:05 pm

      apa pesan2,apa bunda2 tulisan tanter ni ngak cocok dgn komentar ini loh!!

      Balas
  • 38. mega  |  Januari 13, 2009 pukul 10:33 am

    assalammualaikum..

    pertamanya sy sdikit terkejut dgn caption ‘knp kt benci M’sia?’
    Malaysia negara sy,adalah wajar sy terkejut..
    sy baru 20thn jd sy xde usul atau apa saja teori untuh salahkan mana2 pihak.. pd sy itu adalah pndapat dan pandangan masing2..
    cuma yg sy hrp smoga satu msa kt akn saling memahami dan mghormati antra 1sama lain..

    pertama kali saat ramai warga indonesia dtg ke m’sia,sy sering diingatkan dan sering bertanggapan yg indonesia umpama ‘pencuri'(mencuri peluang pekerjaan/ada yg menipu/dll)

    tp satu msa sy berfikir,knapa harus kt bnci sma m’sia?apakah sbb status miskin atau kaya?soal keturunan?soal bahasa?atau apa?

    thn 2008 adalah thn yg byk merubah persepsi/pndgn sy pd org indonesia..

    pertamanya sy berkenalan dgn seorg dr palembang…
    melalui dia yg mengenal serba sdikit tntang selok budaya dan cara pendidikan di indonesia…semakin lama berkenalan sy smkn yakin bhw malaysia atau indonesia seharusnya tiada jurang…meski pun mereka kesini hanya untuk kerja kilang atau selainnya. mereka sgt rajin,mereka tidak pernah lupa keluarga, mereka teguh pd agama, dan hal ini sy akui sgt berbeza dgn rakyat m’sia kini..

    kedua saat sy berkunjung ke tanjung pinang di Riau..
    percutian 4hari 3mlm itu lg membuka mata sy bhw taraf hidup indonesia dan malaysia adalah sama..atau mungkin indonesia lebih dari segi kenderaan,budaya,kemesraan melayan kami umpama keluarga dan hingga kini sy sndiri agak malu bila mereka sering telefon n sms sy utk bertanya khabar…

    dan sy xmalu utk katakan yg sy sndri selalu kagum dgn bandar djakarta, sy kagum dgn pengendalian rancangan SCTV/RCTI..

    dan sy dgn rendah hati memohon kalau sy d beri tau cara2 untuk melanjutkan pelajaran di mana2 UNIVERSITAS di Indonesia yg menawarkan fakultas penyiaran atau rekabentuk grafis… ini kerna sy sangat kagum dgn kepakaran kamu mengendalikan rancangan iklan/sinetron/silet/idola cilik/atau apa aja….

    sekian,
    ikhlas dari Johor, Malaysia

    Balas
  • 39. Go Hell Indon...  |  Januari 23, 2009 pukul 7:48 am

    Bersepah kaum kamu mencari makan disini.. tidak cukup yang datang secara haram.. jenayah yg berleluasa yg x terkira.. sume tue dtg dari kaum kamu yang membosankan.. berterima kasih la diberi peluang mencari makan di malaysia..

    Balas
    • 40. ihatemalingsia  |  September 11, 2009 pukul 1:20 am

      he he malaysia, kasian kamu. negeri miskin dan terbelakang. lebih baik kamu jadi bagian dari negara indonesia aja. Malay… malay.. sebutan utk orang malay yg kuliah di Jakarta. Mahasiswanya bodoh dan terbelakang ha ha

      Balas
      • 41. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 10:40 am

        kamu adalah salah seorang warga indonesia yang kurang ajar..biadap..ini satu conoth keburukan moral warga indonesia..patut lah byk kes warga indonesia peragut, perompak, pembunuh dan perogol..

      • 42. Aku anak jati malaysia  |  September 1, 2010 pukul 6:48 am

        ya..ternyata bodohnya kamu

      • 43. damai  |  Januari 1, 2011 pukul 3:04 am

        aku x tau ko sape….tp mghina negara aku tu bg aku keterlaluan.ko KAFIR ke,MUSLIM ke aku x ambik tau.tp aku nk ckp kt ngko jg negara indonesia ko yg kononnye aman damai tp kenyataan huru hara dek becana ALLAH turunkn.buka mata tu,buka ati besarkn mata.sedrala negara ko x sehebat mana pn.kalau betul negara ko hebat sgt kenapa sahabt,saudara mara ko,adk beradik ko ada kt msia ni cari mkn.hebat sgt ke negara ko sehingga ada yg mnclik ank dara org msia ni.x cukup kwn2 ko nk merosak di tempat ko dtg msia pn same.kwn2 pempuan ko niat dtg msia nk rampas lki org,duit org2 kaya kt msia.yg ko x tau kwn2 ko kt cini yg ceweknya sgup tkr agama muslim ke agama lain sebab dt.ko teperup kt indon x tau bala yg saudara mara ko bwk ke msia. jgn tksub,megah,riak,sombong dgn komentar ko.ko x tau apa2.ko ddk dan sekali sekala bersihkan ati ko da HITAM tu.bt rakyt msia xyahla nk lyn kejahilan dr seberang ni.kelak ati kita jd HITAM cm ati dia org gak.SALAM

      • 44. love Malaysia  |  Januari 3, 2011 pukul 8:20 am

        mati hidup semula pun tak ingin aku jadi bagian dari negara Indon..negara yang rakyatnya biadap, kurang ajar, tak tahu malu dan bodoh banget..

      • 45. azlorah  |  Maret 31, 2011 pukul 8:54 am

        kalo indonesia kaya banget,ngapa ada begitu ramai anak2 kecil sama ibu2 ngendong anaknya mengemis di jalanan??ngapa warga indonesia sanggup ke malaysia untuk menjadi buruh binaan dan pembantu rumah doang??kalo benar indonesia maju banget,ngapa enggak kasi kerjaan yang bagus kepada warganya????…kalo ‘ihatemalaysia’ mahu tahu..external national debt di seluruh dunia indonesia: $143,500,000,000 di tangga ke-29….malaysia: $54,110,000,000 di tangga ke-45….fuhh..bnyak bedanya..kalo indonesia benar kaya,kaya kerna meminjam aja..

  • 46. Go Hell Indon...  |  Januari 23, 2009 pukul 7:50 am

    bodoh punya manusia…

    Balas
    • 47. ihatemalingsia  |  September 11, 2009 pukul 1:18 am

      setahu saya yang bodoh malay. Kemerdekaan aja mengemis dari UK. Negeri malay tidak begitu maju, karna orang cina aja. pemuda malay tidak kreatif dan bodoh, tak ada yang pernah juara di kompetisi internasional. miss malaysia dapat juara terbawah di kompetisi miss universe 2009 lalu. Duh, malay… kasian amat kamu… Malaysia akan dicaplok jadi provinsi ke 34 Indonesia… Ha ha

      Balas
      • 48. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 10:43 am

        ada lagi komen si perogol ni..sy rasa kamu ni bukan islam..krn kalau kamu muslim kamu tidak akan mnjatuhkan org melayu..melayu itu islam dan islam itu melayu..

      • 49. ester  |  Agustus 23, 2010 pukul 1:52 pm

        malaysia negara kafir dan bodoh

      • 50. damai  |  Januari 1, 2011 pukul 3:35 am

        Sudahlah cermin lak diri sendiri,xkn nk bgs dlm miss univers,tunjk bdn yg separuh bogeeel tu.nk megah dgn kemenangan begitu.msia bdh sebab benarkn pendtg2 dr indonesia meyemak kt msia.bg kamu sahabat2 kamu kt msia ni mencemarkn negara kami ni hebat sguh.merampas suami org,merompk,pch rumah,merogol.ada yg mjual diri pd org kfr.kt msia ni pn da mcm2 jenayh ada.ko org tambah lg dgn bwk gejala2 x elk dr indonesia.jd hebat sguh ke bg ko

      • 51. malaysian _196  |  Januari 31, 2011 pukul 5:42 am

        woi , apa kau kata tadi cuba ulangkan balik
        KEMERDEKAAN AJA MENGEMIS DARI UK !
        what the crap are u saying hah !
        awk fikir kita dpt merdeka dgn senang hah !
        aku pun belajar history pun tahu susahnya nak dpt merdeka

  • 52. contramen  |  Januari 23, 2009 pukul 8:14 am

    kenapa harus benci membenci..
    kisah nya mudah..
    kemana kita pergi, kita perlu mengikut cara orang disana..

    hanya 1 sahaja.. HORMAT!!!
    percayalah jika kita MENGHORMATI orang lain, maka orang lain akan MENGHORMATI kita..

    berkenaan kes2 jenayah di malaysia yang melibatkan pendatang dari indonesia.. xperlu lah melakukan jenayah di negara orang.. jika ada HORMAT.. mau kan anda akan melakukan jenayah..

    Balas
  • 53. roi  |  Februari 8, 2009 pukul 12:42 pm

    malaysia, kalau mgomong malaysia gw jijik sebenarnya.
    belum ada apa-apanya udah sombong. malaysia itu sebenarnya iri dengan orang indonesia. lagu di curi, reog ponorogo di curi, waduh, woi pribumi malaysia bangun dong jangan cuma tidur kreatif dikit ke.
    melayu malaysia disana kan kebanyakan miskin yg jadi penguasa ya orang yg sipit matanyalah dan orang2 yg pake sari lah. sejak kapan ya orang melayu punya reog ponorogo secara yg punya kan jawa.

    oh iya melayu malaysia dengan suku melayu yg ada di indonesia beda banget 180 derajat melayu indonesia lebih sopan, menghargai karya oarng lain. dan yg plg utama santun.

    kalau kita membuka mata ya. apa sih yg di banggakan dari malaysia nggak ada. masalah tki yg kerja di sana toh mereka kerja bukan untuk orang melayu.

    kalau di suruh perang mungkin akan gw bantai malaysia. tapi kalau ini terjadi maka para kaum zionis akan ketawa melihat perang ini,

    saya suka melihat malaysia karena kita sama-sama muslim.
    ya ALLAH KUTUK LAH orang-orang biadab yg tega menyiksa saudaranya sendiri.
    ngapain juga suka dengan malaysia, toh negara kita gak beda-beda amat dgn mereka.

    Balas
  • 54. roi  |  Februari 8, 2009 pukul 12:45 pm

    malaysia kamu sungguh indah. suara azan masih berkumandang, jangan meniru sengepere ya yg sudah hilang suara azan nya.

    Balas
  • 55. hiu  |  Februari 8, 2009 pukul 12:48 pm

    malaysia ya pante bagudung diang ala.
    makan sajolah gande aya hang tu.
    mangarati anyo ang kece amboko hah.
    yaiyalah toh malaysia cuma bisa bilang indon,
    gandek sadonyo muna malaysia. tai kabo dianag ala
    anjing.

    Balas
    • 56. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 6:22 am

      eeii!! apa kau cakapla,baik kau cakap dgn geng indon kau tu lagi baek,macam bahasa monyet batak jakun..

      Balas
  • 57. Kimi  |  April 15, 2009 pukul 4:46 pm

    Aku tak menyokong mana-mana pihak. Yang aku tau Indonesia jatuh lepas Suharto jatuh jugak. Lepas tu, migration orang-orang indonesia berlaku. cuba bayangkan la, pada masa hadapan, indonesia pulih dan mula berkembang macam malaysia sekarang, lepas tu yang migrate semua balik, mereka juga yang untung.
    tak dinafikan la, kat malaysia terlalu ramai orang indonesia yang datang dengan haram, banyak masalah, tapi vietnam, myanmar, bangladeshi pun bawa masalah juga dan penyakit.
    yang penting hormat la. HORMAT.

    Balas
    • 58. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 10:49 am

      warga indonesia kurang nilai moral, tiada sifat hormat menghormati..patutla ramai xsuke indonesia…mentaliti kekampungan..ada shj nk cr gaduh..rakyat yang tidak ada budi bicara dan budi bahasa..

      Balas
      • 59. ii  |  Agustus 23, 2010 pukul 1:59 pm

        malaysia negara looooooooooooooooser

  • 60. tomi  |  Juni 15, 2009 pukul 6:01 pm

    oarang indonesia sudah tidak ada yang sudi datang ke malingshit, tki sudah di stop sama pemerintah. cukong cukong yang suka memperdagangkan tki lagi kebingungan kebanyakan dari mereka orang malingshit fuck

    Balas
    • 61. zack  |  Juli 5, 2009 pukul 8:09 am

      astaghfirullah al azim !
      aku orang malaysia jgn kamu hina bangsa kami .

      Balas
    • 62. MELAYU INDONESIA  |  Oktober 7, 2009 pukul 2:27 pm

      Nama kamu TOMI. Nama baka penjajah atau nama keristian. Bukan nama jawa atau minang atau baweyan atau bugis atau madura atau acheh atau senangnya bukan nama orang indonesia . So jangan biadap sesama serumpun . Yang buat masalah cuma terpencil atau sedikit serupa jugak kamu . Orang indonesia semua maseh bersaudara bersama Malyasia. Kamu juga salah seorang terpencil di antara trouble maker atau komentar biadap sesama manusia.

      Balas
      • 63. cantawo  |  Agustus 23, 2010 pukul 2:06 pm

        malingshit lo mukulin orang indonesia terhormat ,lo trouble maker

      • 64. Hang tuah  |  Desember 12, 2010 pukul 12:55 pm

        buat apa gado kita kan punya kaitan sesama sendiri,tidak pernah kami tiru bangsa kamu tetapi sejarah kita adalah sama.

    • 65. Cucutokbidin  |  Oktober 7, 2009 pukul 2:30 pm

      Nama kamu TOMI. Nama baka penjajah atau nama keristian. Bukan nama jawa atau minang atau baweyan atau bugis atau madura atau acheh atau senangnya bukan nama orang indonesia . So jangan biadap sesama serumpun . Yang buat masalah cuma terpencil atau sedikit serupa jugak kamu . Orang indonesia semua maseh bersaudara bersama Malyasia. Kamu juga salah seorang terpencil di antara trouble maker atau komentar biadap sesama manusia.

      Balas
  • 66. Tun Mamat  |  Juni 17, 2009 pukul 6:07 am

    salam sejahtera buat semua. aku terpanggil utk menulis di sini setelah selesai membca komentar2 di atas. pada aku malaysia dan indonesia masing2 ada kelebihan dan kekurangan dan saling tampung menampung antara satu dengan lain. diakui memangnya malaysia agak cenderung kpd barat baik dari segi cara pemerintahan, corak pemikiran dan budi santunnya. juga malaysia masih negara feudal sama spt britain. pendek kata, malaysia mengambil dan mencontohi idea britain dlm banyak hal. indonesia pula lebih terbuka, mengutamakan santun adat sendiri dan lebih patriotis. namun tidak ada sebab utk kalian membenci kami. aku punya pembantu rumah indonesia dan sepanjang 2 tahun di sini, tak pernah aku tinggikan suara dan panggil dia dengan panggilan tidak enak. malah dia kami layan spt keluarga sendiri, makan semeja, berterawih di surau pun sama2 dan dia aku panggil kakak. kalau hendak dinilai tki itu banyak yg membawa masalah sosial, pekerja2 dari negara lain juga ada yg bawak masalah. malah lebih teruk lagi. contohnya org afrika. walau sedikit sahaja jumlahnya tapi problem yg diaorang create bukan sikit. buat pembaca indonesia, kalau kalian nampak ramai tki yg teraniya di malaysia, lebih ramai lagi yg mengecap nikmat dari kerja2 di malaysia. biasalh, kalau dah beratus ribu yg berhijrah ke tempat baru, sudah tentu akan ada masalhnya, dan ini juga kami alami dari aspek peningkatan jenayah dan sebagainya. ini semua adalah life cycle yg normal dan harus diterima. ketepikan soal sentimen dan emosi keterlaluan. malaysia dan indonesia sebenarnya saling melengkapi antara satu dengan lain. cuba renungkan dan kalian akan terkejut dengan kenyataan ini. jangan peduli sangat dengan laungan pemerintah politik yg kering isu dan desperado. siapa saja yg mulakan dulu, politikus kedua negara akan sentiasa menang, boleh perintah sepenggal lagi, jadi wira membela negara, boleh buat rakyat lupa dengan isu lain dan sebagainya. jgn kita mudah ikut teriak dengan ketua2 kita. hakikatnya, lebih banyak kerjasama di kalangan rakyat bawah yg bisa dinikmati bersama jika kita konsisten dalam mengawal emosi. renungkan dan selamat beramal.

    Balas
    • 67. dr.mercury (indonesia)  |  Januari 2, 2011 pukul 1:04 am

      aq bersyukur kalo banyak orang malaysia yang bisa berpikiran terbuka macam saudara. yang jadi masalah banyak orang malaysia yang masih menstereotip orang indonesia sebagai miskin dan bodoh, meskipun mereka ini belum pernah datang dan melihat langsung keadaan di negara kami. kami sudah mulai paham soal pengalihan isu oleh pemerintah. masalah lagi di negara kamu pun sentimen anti-indonesia ini dimanfaatkan oleh media yang merupakan corong pemerintah kamu. banyak yang masih termakan isu murahan ini. tapi aku harap kalian, orang malaysia, mulailah buka pikiran kamu. isu ini sengaja ditiup2kan oleh pemerintah kamu agar reformasi politik yang telah berhasil di indonesia tidak merambah ke negara kamu dan menggoyang kekuasaan pemerintah. kalian sedang dininabobokan…saya harap kalian segera sadar…dan jangan mudah termakan isu untuk membenci kami…

      Balas
      • 68. shah  |  Januari 2, 2011 pukul 12:16 pm

        ya benar,kalau persatuan bendera x menghina kami begitu hebat kami lagiii la sangat2 baik2 ajadengan kamu,masalah kami memang tiada di sini sih,kami tetap kami,kalau geng2 kamu sadar tiada lagi ribut2 INsyaAllah kami cepat berubah tiada dendam2,kami cuma mempertahankan maruah kami,Anda sewajarnya memahami…

  • 69. AeNee  |  Agustus 29, 2009 pukul 6:43 am

    benar2 rendah hati….
    tp untuk bersikap rendah hati indonesia akyaknya susah deh buk, orangnya mudah dikompori dan suka koar2….
    emang perlu pemahaman yang kuat buk kalo untuk meredam semua kecemburuan adek malaysia…..

    pengen di bilang truly asia dg merampas semua apa yang bisa diambil dari tetangganya….

    masya Allah….

    tp kalo diliat lebih jauh sepertinya ada “invisible hand” gitu….

    btw trims buk buat ini, jadi sedikit reda emosi….
    tapi tetep sebel…hehehehe

    Balas
    • 70. catik  |  Agustus 23, 2010 pukul 2:13 pm

      tuli asia bukan truly asia

      Balas
  • 71. krikrik  |  Agustus 29, 2009 pukul 10:22 am

    makanye jadi manusie jgn sombong2.. jgn karena indonesie misikin jadi malaysie bisa seenaknye… hehehehe

    tadinya gue fine2 aja ma malaysia.. tapi sejak lagu kebangsaan indonesia di jelek2an.. jadi kesel bikin hati GIMMMAAANNNAAAHHH GGGEEETTTOOOOHHH…

    mksudnya kyk lagu kebangsaan situ bagus aja jadi jelek2in indonesia raya… kalo dendam ma indonesia gag segitunya kali…. sakit hati ma indonesia gara2 punya bnyk budaya dan ciri khas?? trus mksud nya apa ngambil wilayah org seenaknya saja.. mank mau kalo malaysia tak diambil wilayahnya??

    sebelumnya gue piss dulu iye… ini kan cuma curhat.. curahan hati gituh lohh

    Balas
  • 72. areeblog  |  Agustus 31, 2009 pukul 5:50 pm

    good ada tulisan menarik neh menurut pendapat saya yang bingung liad disini ya:

    http://areeblog.wordpress.com/2009/08/31/aku-bukan-orang-indonesia-katanya/

    Balas
    • 73. Mot  |  September 1, 2009 pukul 8:34 am

      Salam,

      Kadang kadang saya jadi terfikir..siapa yang sebenarnya mahu kita bergaduh? yang mulanya siapa..? Muslim atau tidak…? Saya punya ramaaiii kawan di indonesia mahupun indonesian di malaysia. Semuanya baik-baik dan saya sayang semuanya…dan saya yakin ada ramai indonesians yang berperasaan sama seperti saya…jadi…biar aja kita saling sayang..kerana hati kita kan lebih aman..benci dan marah wujud kerana kita tidak cukup kenal dan hormat satu sama lain…lagipun saya tak mau mengata atau memberi comment sesuatu yang saya tak tahu usul periksa..takut nanti menjadi fitnah..takut tuhan marah…

      so guys…let us know each other.. kan tak kenal maka tak cinta…

      Balas
      • 74. niebell  |  Desember 28, 2010 pukul 4:34 am

        lucu banget ya bahasa Melayu Malaysia ini, bikin gw terkekeh-kekeh sendiri..
        sesama 2 negara yang jelek, damai-damai sajalah…

  • 75. I am MIX indonesian and Malaysian  |  September 3, 2009 pukul 5:49 am

    assalamualaikum…

    aku membesar di malaysia tetapi parents aku org malaysia dan indonesia…yg pasti aku xnampak sentimen benci indonesia di malaysia…tp bile aku ikut mak aku balik indonesia sana sini org benci malaysia..sedeh sbb kata-kata sangat pedas…memaki hamun dan tiada adab…berbeza dgn org malaysia…aku pelik sangat kenapa sampai jadi begini?Ya Allah ya Tuhan..amankanlah kedua negara ini…Maybe non-muslim nak tgk saudara sesama islam bergaduh kot…

    Balas
    • 76. sedih...  |  September 6, 2009 pukul 3:27 am

      betul2 saya tak nampak pun sentimen benci indonesia di malaysia ni.. bukan nak kata apa la…cuba kita semak balik history malaysia.. sejarah kegemilangan melaka.. parameswara datang dari kerjaan majapahit di indonesia..setelah kejatuhan kerajaan melaka saki baki kerajaan melaka ini akhirnya membina beberapa kerajaan baru maka tertubuh lah kerajaan perak, johor , n9 dan sebagainya…disebabkan itulah klu kita lihat di msia ni ada macam2 etnik…cam orang jawa,orang banja, orang minangkabau dan beratus lagi jenis etnik..etnik2 ini akhirnya telah melengkapkan negara m’sia…kita akhirnya melupakan soal perbezaan budaya dan bersatu membangunkan m’sia dan mwujudkan sebuah negara bernama m’sia… ingat… justeru itu, pernah wujud usaha oleh pemimpin dari m,sia dan indonesia satu ketika dulu untuk menyatukan kedua-dua buah negara serumpun…betul tak?? cuba buka buku sejarah kita…. kalau kita sebut nama melayu..melayu apa?? melayu jawa?melayu banja? dan ntah apa lagi asal melayu ni… dan apa yang saya ingin sampaikan di sini adalah.. kita sebenarnya berasal dari rumpun yang sama…mengapa harus mmbenci negara jiran kita.. jangan lihat pada perbezaan tapi persamaan kita…kerana kita serumpun..ketahuilah…tak kenal maka tak cinta

      dan apa yang terjadi terhadap segelintir migran dari indonesia bukan lah kehendak kami..ramai rakyat msia juga turut simpati terhadap mereka.. kerajaan m,sia juga telah mengambil langkah untuk membendung masalah seperti in seperti mewujudkan persatuan khas bagi melindungi warga asing yang bekerja di msia..justeru jangan kerana nila setitik rosak susu sebelanga..

      seandainya malaysia dan indonesia berjaya disatukan satu ketika dahulu adakah akan ada rasa benci sesama kita???
      kebencian yang ada antara 2 buah negara in i(jika benar ada) mungkin takkan pernah terjadi kalu kita memahami dan mengingati sejarah…
      dan pernah disebut oleh ibnu khaldun,sejarawan terulung :

      ‘antara sebab kejatuhan sesebuah peradaban itu adalah kerana bangsanya melupakan sejarah bangsanya sendiri…’

      oh ya… kita harus berwaspada kerana konflik dan perpecahan dalaman sesebuah negara itu merupakan jalan untuk pihak barat masuk campur untuk menjatuhkan negara2 islam..lihat saja apa yang terjadi kepada iraq, afghanistan.. malah sejarah penjajahan di tanah melayu juga terjadi lantaran konflik dalaman negara sehingga mereka seenaknya menjajah kita selama puluhan tahun!

      Balas
  • 77. ihatemalingsia  |  September 11, 2009 pukul 1:09 am

    malaysia setahu saya bangsa yang bodoh, mengemis kemerdekaan dari UK. Pemuda2 malay juga tidak kreatif. Malay juga bangsa yang miskin. Tak pernah ada siswa malay menang di Olympiade Sains. Pembangunan malay kan yang bisa orang cina di sana. orang melayunya bodoh dan terbelakang. Maaf aja…

    Balas
    • 78. Mot  |  September 14, 2009 pukul 2:02 am

      hehehe…orang pandai dan beriman tak akan bercakap seperti ini. Kalau kami bodoh masakan kami lebih maju dari kamu…kalaupun cina majukan negara kami apa kena mengena dengan kamu…?Memang benar kata sahabat indonesia ku…Orang Indonesia itu suka ambil tahu hal orang…

      Kata pandai dan berbudaya..tapi gaya bahasa macam orang tak sekolah…malu ah dengan tuhan!!!

      Balas
      • 79. ihatemalingsia  |  September 29, 2009 pukul 11:52 pm

        kau beriman tak? Kalo benar, jangan menuduh semua orang indonesia begitu. …setahu saya malingsia yg provokatif. Kapal2 milik Malingsia berseliweran di Blok Ambalat? Untuk apa kalo cuma mau buat rakyat Indonesia marah? Dasar, antek UK! Tak ada bagusnya negeri bernama Malingsia itu!
        Kalo mau pernag, saya yakin, Malingsia diganyang warga Jakarta saja sudah hancur! Apalagi seantero Indonesia. Kelelep deh ke dasar lautan! Malingsia, tau diri kau ! Kau bangsa yang tak kreatif.

    • 80. meto  |  Agustus 23, 2010 pukul 2:22 pm

      malingshit fuck tuli asia boneka uk

      Balas
  • 81. SANG SETIA,MALAYSIA  |  September 12, 2009 pukul 7:38 am

    KITA SESAMA BANGSA BERTELINGKAH,ORANG KAFIR PENJAJAH YANG DAPAT FAEDAHNYA.ORANG MELAYU MALAYSIA DAN INDONESIA SEKALIAN BERSATULAH JANGAN BERGADUH,CUKUPLAH KITA DIJAJAH DAN BANGSA KITA BELUM MAJU SEPENUHNYA.MAJULAH JANGAN UNDUR RUMPUN MELAYU NUSANTARA KEMBALILAH KEPADA ALLAH

    Balas
    • 82. shah  |  Januari 2, 2011 pukul 4:07 pm

      tmpt dieorang banyak agama campur nampak je mcm melayu tapi ada hindu,kristian animisme pon ada.x guna dinasihati deorang ni.

      Balas
  • 83. peace  |  September 17, 2009 pukul 4:20 am

    islam tidak menyuruh umat nya bermusuh se sama islam.. tiada faedah nya..

    Balas
  • 84. peace  |  September 17, 2009 pukul 4:23 am

    keranan nila setitik,rosak susu sebelanga..

    Balas
  • 85. peace  |  September 17, 2009 pukul 4:30 am

    cubalah cari penyelesaian untuk berdamai..buang yang keruh,ambil yang jernih .tiada noktah, jika kita asyik mencari kesalahan masing-masing dan mengutuk sesama sendiri. jangan ikutkan perasaan sangat. Islam bermaksud aman.. peace…

    Balas
  • 86. te di hamu malingsia  |  September 18, 2009 pukul 8:03 am

    Jangan megalihkan perdebatan ini k arah agama..
    sudah seharusnya kalian orang malingsia berkaca knp kami selalu menghujat anda anda sekalian…
    Kenapa?
    jangan seenaknya mengklaim budaya negeri orang…kami semua tau,negara kalian itu tidak berbudaya. kami maklum kog..tapi jgn maling punya orang!!!!
    ciptain aja budaya lo sendiri..

    akka bodat do hamu sudena,, dang marotak!!!!
    pukimakmu malaysia pilat!!!!!!

    Balas
    • 87. adik  |  September 24, 2009 pukul 9:20 am

      kalau berani cuba lah datang malaysia dan berkata seperti ini. Hahahaha..penakut, berani di internet sahaja…kenapa tidak boleh bercakap soal agama..? dalam internet allah tak tahu apa kamu buat? Tapi i dont think you are muslim..because sebenci mana muslim pada orang seagamanya..tak akan dia bertutur seperti ini kerana mengundang kebencian Allah…takkan kerana benci orang laian rela dibenci Allah…i dont think so…….

      Balas
      • 88. ihatemalingsia  |  September 30, 2009 pukul 12:01 am

        malingsia = Kemerdekaan mengemis dari UK…

    • 89. MALINGDONGSIA  |  Oktober 7, 2009 pukul 2:05 pm

      kamu komentar indonesia yang tak tau berbahasa . Kata orang indon bersopan santun. Kamu adalah segelintir orang yang bertaraf bangsat lagi hina kerana sewenagnya bermulut bangkai. Saya tidak mengatakan bangsa indonesia tetapi kamu . Bangsa indonesia itu adalah bangsa saya yang kaya dengan pelbagai budaya dan bersopan santun seperti juga bangsa melayu yang mana mereka juga merupakan orang indonesia yang telah di lahirkan oleh generasi pendatang haram zaman dahulu.

      Balas
    • 90. meser  |  Agustus 23, 2010 pukul 2:29 pm

      muslim malaysia muslim aliran sesat fuck malaysia

      Balas
  • 91. ihatemalingsia  |  September 29, 2009 pukul 11:49 pm

    Malaysia = Maling Asia. Tak Berbudaya. Cukup!

    Balas
    • 92. people  |  Agustus 27, 2010 pukul 3:45 pm

      aku pun x paham, apa yang indonesia x puas hati sangat dengan malaysia ni.

      orang2 indon, jangan sekadar cakap kelemahan negara kami, cermin diri dulu dan fikir, apa kelemahan negara kamu. jangan cakap malaysia ni negara yang bodoh. and, for your information, malaysia dapat kemerdekaan melalui usaha tunku abdul rahman pergi ke london. kalaupun kami dapat kemerdekaan secara mengemis, mana buktinya? kami orang2 malaysia lebih tahu bagaimana negara kami mendapat kemerdekaan. at least kami merdeka secara bersih, tiada pertumpahan darah, tidak seperti kamu, pertumpahan darah di mana2 tempat.

      malaysia negara yang suka membantu, contoh, semasa negara kamu gempar dengan bencana gempa bumi, siapa yang paling banyak tolong? malaysia kan. kami bukannya mahu ungkit balik apa yang telah kami beri, tapi jika kamu sudah megatakan malaysia itu bodoh, provokatif, pengemis dan sebagainya, itu boleh membuatkan kami rakyat malaysia marah. tapi, rakyat malaysia marah berpada-pada, kami tidak sampai membuang najis ke kedutaan indonesia serta membakar bendera negara kamu. kami masih boleh menghormati negara orang lain walaupun secara jelas, Malaysia telah dihina dengan begitu teruk.

      apa lagi?

      oh ya, kalau boleh, ambil balik orang2 indonesia YANG MASUK SECARA HARAM di malaysia ni. mereka antara orang2 yang merosakkan nama malaysia kerana jenayah yang mereka lakukan di malaysia. kalau kamu kata Indonesia lebih moden, ok, ambil mereka dan beri mereka pekrjaan. ini tidak, asal orang indon YANG MASUK SECARA HARAM ke malaysia ni kerja dia tak lain tak bukan pembantu rumah, buruh kasar. then yang pembantu rumah tu kebanyakan pencuri pulak. yang buruh2 kasar semua gatal, anak dara lalu sekejap mata jadi juling, mulut jadi gatal nak panggil2, x lama kemudian, apa lagi, rogol la.

      kenapa boleh jadi begitu? indonesia tidak menitikberatkan akhlak agama mereka. yang disangka kristian rupanya islam. pakaian terlalu seksi. kalau anda lihat artis2 di malaysia, tidak ada yang berpakaian seksi seperti artis indonesia. kes baru2 ini, kris dayanti ber cium mulut dengan SUAMI ORANG. biar betul? sangat tidak memaparkan imej sebagai orang ISLAM. majalah playboy di benarkan untuk dijual, walaupun ada segelintir daripada masyarakat indonesia yang tidak setuju dengan majalah lucah itu. majalah itu hanya sesuai di negara yang menghalalkan zina.

      bagi saya, malaysia dan indonesia negara yang saling memerlukan. kitakan negara serumpun, apa pulak mahu heboh2 pasal benda kecil? undang2 di malaysia x sama dengan undang2 indonesia. respect. hormat.

      jadi, fikir2 sebelum mengata negara orang lain. kata negara orang lain bodoh, tidak sedar negara sendiri banyak kekurangan.

      sekian, salam.

      Balas
    • 93. shah  |  Januari 1, 2011 pukul 3:29 pm

      engko la x ade budaya pakaian pun tiruan india,tarian pon sama,nak mengata orang ha ha ha maluuuuuuu la skit,tengok malaysia pakaian ada ikut sapa2,CINA!,FILIPINA!,INDIA!,AMERIKA!PAKISTAN,HINDUSTAN,THAILAND,nGAKK aDA DONGGGG!!..JGN PIKIR MACAM MONYET BODOH OKAY!!

      Balas
  • 94. bencimalaysia  |  September 30, 2009 pukul 11:48 pm

    Pity Malingsia… Sebelum Batik diklaim Malingsia, akhirnya esok pagi Batik dinobatkan sebagai Indonesian Heritage Cloth oleh UNESCO… Bukan milik Malingsia… Malingsia, negara Maling… Tak punya budaya, mencuri budaya negeri tetangga… Aha, malu kau punya bangsa bernama Malingsia… mELAYU = Bodoh dan Terbelakang! Ha ha

    Balas
    • 95. people  |  Agustus 27, 2010 pukul 4:11 pm

      x sedar diri, ketara negara kamu lebih belakang. dasar. sopan santun konon, tetapi selamba kata negara & bangsa MALAYSIA ni bodoh.

      kalau kamu panggil malaysia ni MALINGSIA, kami panggil negara kamu INDONESIAL. selalu bawa sial kepada negara kami.

      Balas
      • 96. niebell  |  Desember 28, 2010 pukul 4:36 am

        batik tetap milik Indonesia dasar maling

  • 97. hatemalaysiabanget  |  Oktober 2, 2009 pukul 7:26 am

    akhirnya malingsia melongo, … bahwa BATIK dikukuhkan sebagai budaya indonesia asli. …Malingsia, jangan mencuri budaya negeri tetangga. Kalau rakyatmu bodoh dan terbelakang, sekolah saja yang benar! Tak tau malu kau Malingsia…Kemerdekaan saja kau mengemis daru UK, pantas saja kau tak punya budaya. Kau memang bangsa maling…

    Balas
    • 98. hidup MALAYSIA  |  Oktober 2, 2009 pukul 9:58 am

      amboi sedap aja mengata kami ya..
      buat apa kita ingin bergaduh sesama kita yang penting kami inginkan kedamaian.
      Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu bangsa tersebut melainkan mereka sendiri yang berusaha mengubahnya..

      INI SEMUA TANDANYA DUNIA INI MENUJU KE AKHIR ZAMAN UMAT ISLAM BERGADUH SESAMA SENDIRI..BETUL X?

      hanya Allah yang tahu segalanya biar sahaja Ia membalasnya..
      BIAR APA PUN KAMU SEMUA MEMBENCI MALAYSIA semoga bumi Malaysia akan dilindungi oleh Allah S.W.T…

      ALLAH MAHA BESAR!

      Balas
    • 99. Hang tuah  |  Desember 12, 2010 pukul 1:04 pm

      ah kamu cakap tiada pikirin.kamu tau cuma memanaskan orang saja.cuma tau menghentam saja!

      Balas
  • 100. Areep  |  Oktober 3, 2009 pukul 6:37 pm

    terkadang kita juga harus berfikir rasional, apa yang diperoleh dengan membenci malaysia? laah sedangkan sebelum ada isu2 tersebut tentang klaim budaya, mereka yang berkoar-koar membenci malaysia tidak melakukan apa2 terhadap kebudayaan tersebut, giliran bermasalah baru ikut berkoar..

    Ini adalah kerja orang-orang yang sebenarnya ndak tau apa2 kalau menurud saya, toh maslah iklan terebut kan penyedia iklan adalah swasta yang belum tentu tau makna dari iklan tersebut. pemuda yang saat ini kut grup mencaci maki serta membakar bendera malaysia, memang apa yang pernah mereka lakukan terhadap budaya sendiri? ndak ada, apa mereka mau melestarikan budaya nenek moyang ? jarang paling satu dua orang saja yang ikut gabung dalam sanggar2 budaya..

    intinya kita hanya sebagai alat oleh bihak yang senang melihat kebodohan kita…

    Balas
    • 101. sasa  |  Oktober 6, 2009 pukul 5:33 am

      salam…
      Setuju dengan Areep. Ramai yang marah tanpa melihat punca atau sebab sesuatu itu berlaku. Kalau kita kaji dengan teliti, kita akan memahami dan menghindar konflik daripada berlaku.

      Buat ihatemalingsia…jgn terlalu emosi tentang isu yang kurang difahami.Cara anda menulis amat tidak bersopan, sedangkan anda sendiri mengatakan rakyat indonesia sangat berbudi bahasa.Saya sendiri mempunyai salur galur keturunan jawa dari indonesia.Jadi saya menghormati Indonesia sebagai asal keturunan saya.Tapi saya sangat tidak suka dengan kebencian yang sengaja dibesar2kan. Mengapa org Malaysia boleh positif sedangkan Indonesian tidak. Sedangkan selama ini pon Malaysia tidak berkompromi dalam membantu negara jirannya ini. Bukan mahu mengungkit, tetapi hormat la rasa hormat org Malaysia terhadap Indonesian….kite jiran dan saudara…

      Balas
      • 102. semuawargaindonesiabencimalingsia  |  Oktober 7, 2009 pukul 12:20 am

        Sasa,
        sebaiknya kau sekolah dulu baru komentar… Benar kata temen saya, kalo Malingsia memang bertabiat jadi pencuri : pencuri kayu, pencuri budaya, pencuri pulau, pencuri laut… Aha, malu aku punya negara tetangga pencuri bernama Malingsia…

      • 103. hatemalaysiabanget  |  Oktober 7, 2009 pukul 12:23 am

        sasa, sekolah lagi saja kau… biar agak pintar!

      • 104. I hate trouble maker  |  Oktober 7, 2009 pukul 1:51 pm

        Saya orang indonesia yang beranak pinak di malingsia. Saya akan belajar pandai pandai dan balek semula ke indonesia dan jadi pengebom . Itu yang kalian mahu ka ?

      • 105. aku tetap aku  |  September 9, 2010 pukul 5:06 pm

        kesian bangat…indon maling…jdi penyangak di mlsia..pecah rumah..peragut..penjahat..dan sebagainya…dah la masuk secara haram…benci malaysia..tapi bwa lari anak dara orang

      • 106. shah  |  Januari 4, 2011 pukul 8:20 am

        indon x smstinya jawa je,abih orang melayu,orang acheh tu nak letak mana klau bukan indon?

    • 107. Cucutokbidin  |  Oktober 7, 2009 pukul 2:37 pm

      Benarsih. Kenyataan . Kita memang pelukan Malaysia sebagai sahabat apetah lagi kita memang satu keturunan .

      Balas
      • 108. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 10:58 am

        tgk la sendiri indonesia punya bahasa..buat letih je bagi nasihat..curah air ke daun keladi..hasad dengki tinggi..dah2 la gaduh…

  • 109. Sam  |  Oktober 6, 2009 pukul 4:01 am

    Indonesia baru tersentak dari lamunan dan terus mengaku semua budaya yg berkait dengan Hindu & Buddha miliknya.

    Aku pasti sesuatu budaya ngga punya pemiliknya kerana budaya terbentuk dari banyak sumber dan ramuannya hingga terlalu sukar utk dibatasi dengan sempadan sesuatu negara – atau ras bangsa.

    Perlu kita ingat Indonesia & Malaysia kedua-duanya pernah di datangi pedagang Arab, mubaligh kristian, penganut Hindu & Buddha…

    Wayang kulit asalnya dari cerita Hindu – Ramayana & Mahabrata – maka mengapa Indonesia tidak mengklaim agama hindu milik indonesia

    Pusing -

    Balas
    • 110. hatemalaysiabanget  |  Oktober 7, 2009 pukul 12:15 am

      Sam, sekolah lagi saja kau yang benar. Kalau budaya itu universal, tabiat maling bangsa Malingsia akan terus muncul Semua diakui budaya Malingsia. Padahal, memang Malingsia tak punya budaya sama sekali, karna memang Malingsia negara boneka UK. Merdeka saja dikasihani UK.

      Bahasa Indonesia saja kau akui sebagai budayamu. Duh, poor Malingsia… sebaiknya pemuda Malingsia sekolah saja yang benar, biar tak jadi pencuri semua…

      Balas
      • 111. shedfz  |  Oktober 14, 2009 pukul 4:32 am

        ni lg bener..xpernah sekolah..tanya sket??..pernah dtg m’sia ker??..aku rase pencuri kt m’sia ni kbanyakannya loghat jawa..(indon laa tuu)… lg byk maling indon kt sinilaa..lho..boneka UK??..ye ker…tlg slidik dlu sbelum kluarkan ape2 komen atau fakta..supaya anda tidak diketawakan kami…kt sini kami semua blurr n ketawa dgn komen-komen anda yg terang-terang mnggambarkan kebodohan dan tahap intelektual anda..jadi sebelum taip apa-apa fikir 10 atau berpuluh-puluh kali yer….

      • 112. people  |  Agustus 27, 2010 pukul 3:51 pm

        pembantu rumah kamu suka menjadi MALING di Malaysia. kalau begitu, kamu juga MALING kan?

      • 113. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 7:48 am

        memangnya lo mulut macam sampah ASAL LO DARI SAMPAH ITU LA PASAL TAK TAHU SALASILAH BANGSA MELAYU!!SAMPAH!!

      • 114. azlorah  |  Maret 31, 2011 pukul 9:52 am

        ngapa lo sering nyebut malingsia??emang ada negara malingsia di peta dunia??nyebutnya biar bener..MALAYSIA..most of the comment of malaysian,dont use the bad word about INDONESIA!..
        dengar sini ya…budaya yang dikatakan milik indonesia juga ada di malaysia..seperti angklung,tarian pendet,tarian kuda kepang dan sebagainya..kenapa?karna..sebelum kedatangan PENJAJAH, warga indonesia duluan datang ke malaysia…apabila udah berkeluarga serta beranak cucu,udah tentu budaya tersebut di turunkan kepada anak cucunya…saya warga malaysia yang berketurunan jawa…dan keluarga kami masih mengamalkan budaya2 orang jawa…kita serumpun dan mungkin kita juga bersaudara..tau nggak? !

    • 115. Hang tuah  |  Desember 12, 2010 pukul 1:15 pm

      orang kita pon satu hal,janganla jadi minyak kepada api yang sedang marak nescaya bertambah besar apinye, cuba kita cakap yang baik2 aja ,biala die mengata kit yang pntng yang MAHA KUASA lebih mengetahuinya.biala.setiap yang sabar tu akan ade hikmahnya.itukan di ajar oleh orang dulu2..

      Balas
  • 116. anak melayu bugis  |  Oktober 7, 2009 pukul 12:54 pm

    Rasenye kalau layan mangkuk ayun seberang itu ,kita pun naik angin jugak. Yang kutuk lebih lebih tu sebenarnya orang yang terlallu emosi atau sakit jiwa .Mungkin tak cukup makan atau tak dapat kerja yang eluk. Kan mangkuk mangkuk tu terpelajar . Ye mungkin jugak adik beradik mereka yang datang kerja kat Malingsia ni tak hantar duit yang cukup

    Balas
  • 117. anak melayu bugis  |  Oktober 7, 2009 pukul 1:32 pm

    Pada tahun 1880 ,Datuk aku & 5 sahabat nya ( bangsa bugis sumatera ) datang tanah melayu atau kini mat indon panggil malingsia dengan cara berakitkan batang batang pokok. Lalu berkahwin dengan nenek aku bangsa jawa.

    Bapak aku pulak kahwin dengan melayu Perak ( asalnya melayu riau ) Aku tak tau cakap bugis, tak tau cakap jawa ,tak tau cakap melayu riau. tak tau cakap melayu perak. Yang aku tahu cakap bahasa melayu atau bahasa malaysia.

    Aku ni abang engkau atau mungkin adik beradik engkau . Kenapa kutuk adik beradi sendiri lebih lebih. Sedar kan diri kita ,sememang nya Indonesia sangat sangat memerlukan Malaysia.Tengok sebulan dua ini ,Bapak President Susilo mesti datang ke Malaysia untuk menenangkan keadaan . Gerenti la. Jadi saudara saudara kat indon tu lebih baik jangan sebok hal remeh temeh atau hal hal yang tidak dapat menambah duit pendapatan Bukan nya aku tidak patriotik tapi sebenarya anda itu di pergunakan olih pembakar pembakar semangat yang bertujuan mempopularkan diri mereka sendiri sebenarnya. Malaysia itu Melayu Cina India . Sekarang yang mat mat indon kutuk & maki tu bangsa mana ? Melayu kan . 75 % bangsa melayu itu yang engkau kutuk kutuk tu bangsa melayu yang sebenarya orang asal baka indon . Bodoh. Bangsa engkau sendiri l yang enkau kata maling . Yang jadi maling kat malingsia tu dan yang tukang pecah rumah kat malingsia tu adalah bangsa kita sendiri . bangsa indonesia. SEDAR SIKIT KAWAN .

    Balas
  • 118. King.Malik  |  Oktober 7, 2009 pukul 8:08 pm

    Saya adalah Warga Malaysia yang SELALU berulang-alik ke Indonesia. Saya mencintai Negara/warga Malaysia dan saya Menghormati Negara/warga Indonesia.

    Sebenarnya Masalah ini sangat simple.

    1. Warga Indonesia di sini yang mencarut & berkata nista kepada negara & warga Malaysia sebenarnya tak pernah ke Malaysia.
    2. Warga Malaysia di sini yang mencarut & berkata nista kepada negara & warga Indonesia sebenarnya tak pernah ke Malaysia.

    Soalan Pokoknya : “Kenapa anda Benci Malaysia”?
    Jawapnya Mudah. Kerana MEDIA anda di Indonesia yang kebablasan dan tidak terkawal. Media Indonesia (Especially TV One, tersangatlah pemutar belit dan tidak beretika).

    Fakta :-
    1. Isu Budaya.

    Budaya Indonesia menurut MEDIA Indonesia telah DIKLAIM oleh Negara Malaysia. Antaranya, Keris, Batik, Gamelan, Wayang Kulit, Tarian (namanya saya lupa) tapi di Malaysia di panggil sebagai Barongan, Kuda Lumping (di Malaysia di panggil kuda kepang) dan banyak lagi.

    -Media anda tidak beretika kerana DENGAN SENGAJA merahsiakan dari public Indonesia yang saya hormati tentang Siapa sebenarnya Bangsa Melayu ini.

    Saudara/Saudari semua DENGAN SENGAJA tidak dimaklumkan bahawa Bangsa Melayu itu terdari dari Banyak Suku Kaum (Jawa, Bugis, Baweyan, Sunda, Banjar, Riau dll). Suku2 ini berhijrah dari seluruh Nusantara ke Tanah Melayu even SEBELUM Kesultanan Melaka Bermula (1400 A.D) hinggalah SELEPAS Tanah Melayu Merdeka (1957).

    Selain itu, ada juga suku2 Melayu yang datang dari Indo China yang kebanyakkannya kini Dikenali sebagai Melayu Kelantan, Kedah, Perlis, Terengganu & Pahang (Sebahagian). Suku2 kaum dari Nusantara dan Indo China ini berkembang dan menjadi tuan di Tanah Melayu lalu bergabung sebagai 1 BANGSA iaitu Bangsa Melayu.

    Persoalannya : Benarkah Malaysia MENGKLAIM budaya Indonesia?
    Jawapannya Tidak. Budaya itu Bukan Milik Indonesia mahupun Malaysia. Masa iya?? Ngapaiin sih saya ngomong begitu? hehe

    Kerana Budaya yang sdr/sdri persoalkan itu adalah milik org Jawa/ Sunda/Bugis/Bawean/Banjar dsb. Budaya yang Bangsa Melayu ini warisi dari nenek-moyang mereka yang berhijrah ke Tanah Melayu sejak sebelum 1400 lagi. Ya, SEBELUM wujudnya Negara Indonesia.

    Sdr/sdr Indonesiaku yang dihormati, Orang Melayu Malaysia bukan baru Sekarang atau selepas Merdeka (1957) baru belajar Kuda Kepang, Wayang Kulit, Keris, Batik, Makan Rendang (hehehe) dsb. Itu sdr/sdri di Indonesia kena faham. Kenapa baru SEKARANG media Indonesia mengapi-apikan isu ini? Kerana Media Indonesia tidak beretika. Simple as that.

    Soalan berikutnya, adakah salah Malaysia menyenaraikan budaya2 tersebut sebagai Budaya RAKYAT (Bukan NEGARA) Malaysia?
    Jawapannya TIDAK. Kenapa?

    Kerana diantara budaya yang disenaraikan itu, terdapat juga Tarian asli India (klasikal hindu, Banghra), China (tarian naga, singa, kipas dll), Tarian asli Borneo dll.
    HANYA Indonesia saja yang menjadikannya isu. Negara China dan India tidak membuat protes atau menjadikannya isu Nasional/Internasional sedangkan tidak ada siapa pun dapat menafikan bahawa budaya itu datang dari Negara China dan India. Namun Negara2 (China & India) ini mempunyai MEDIA yang matang dan beretika dan tidak terdesak MENCIPTA dan MENGADA2KAN isu untuk mengejar rating.

    Jadi, sekiranya sdr/sdri Indonesiaku yg dihormati marah banget sama orang Melayu Malaysia yang menarikan Barongan/Kuda Kepang kerana sdr/sdri adalah asli Jawa, Ingatlah, Bahawa hanya Melayu Jawa saja yang bermain Barongan/Kuda Kepang di Malaysia. Bukan Melayu Banjar/Bugis/Bawean dsb. Mereka adalah Jawa yang berada di Malaysia.

    Mereka adalah saudara yang sama darah & keturunan dgn sdr/sdri Jawa di Indonesia. Mereka ada hak yang sama untuk menghargai dan mengamalkan budaya nenek moyang mereka sebagaimana hak sdr/sdri di Indonesia. Begitu juga dgn budaya2 lain yang DIKLAIM oleh MEDIA Indonesia sebagai DIKLAIM oleh Malaysia.

    Ok. Come on, mari berfikir secara matang. Sekiranya fakta ini dijelaskan oleh MEDIA Indonesia dalam setiap beritanya, adakah sdr/sdri rasa sdr/sdri Indonesiaku yg dihormati masih tetap merasa amarah dan dendam sebagaimana sekarang? Pasti TIDAK kan?

    Kerana itulah saya katakan Isu ini adalah salah MEDIA Massa di Indonesia. Bukan salah Warga Indonesia. Apatah lagi warga Malaysia. “Bangsa Serumpun” itu dalam maknanya, melibatkan persaudaraan darah & asal usul. Bukan sebagai penyedap kata semata2. Fahami konsep itu, nescaya Isu Budaya ini bukan lah satu isu yang sepatutnya timbul. Asalkan kita menggunakan Akal Fikiran dan bukan Otak semata2.

    Peace Out!

    Next : Isu Tarian Pendet (isu istemewa – apa sebenarnya?)

    Balas
    • 119. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 11:06 am

      komen yang bagus dan professional..good job…

      Balas
      • 120. aku tetap aku  |  September 9, 2010 pukul 5:15 pm

        mintak2 faham la yer..upgrade kit mentaliti tu

      • 121. niebell  |  Desember 28, 2010 pukul 4:40 am

        betul, betul.. tentang teori media itu cukup masuk akal juga!

    • 122. Isyraq Excalibur  |  September 20, 2011 pukul 8:16 pm

      bgos to komen nie!!!i like hehe…di indonesia wayang kulit di mainkan tanpa bidai…menggunakan patung kayu yg diukir

      Balas
      • 123. Octa  |  Desember 6, 2012 pukul 3:12 am

        Yang terbuat dari Patung Kayu yg Diukir itu namanya Wayang Golek dr Jawa Barat, Wayang Kulit ya dr Kulit di Jawa Tengah n Timur sana :)

  • 124. King.Malik  |  Oktober 7, 2009 pukul 8:35 pm

    Isu Tarian Pendet.

    Sekali lagi saya ulangi, saya Cinta Malaysia & saya Hormat Negara/Warga Indonesia.

    Isu ini lucu sebenarnya. Kerana apa? Kerana Tarian Pendet sememangnya BUKAN budaya Melayu Malaysia. Tanyalah sesiapapun orang Malaysia. Jawapannya tetap sama. TIDAK pernah ada tarian Pendet dalam kamus Budaya Melayu Malaysia. Kerana apa??

    Simple. Kerana TIDAK ada Melayu beragama Hindu di Malaysia. Dan TIDAK ada suku Bali dalam gagasan Bangsa Melayu di Malaysia. Ini bukan penghinaan kepada sesiapa. Semua agama menyeru ke arah kebaikan.

    Jadi… kenapa penari pendet ada dalam Promo tourism Malaysia? Jawapannya itu lah yang lucu.

    Kerana production house yang diberi kontrak menyiapkan Promo itu tidak Profesional dan berkerja asal-asalan. KRU Production nama sykt itu. Salah satu owner/directornya adalah Bpk Norman yang diinterview oleh Metro TV indonesia (kalau tak silap) atas isu yang sama.

    Saya tak mau putar-belit. Itu sememangnya dan sepenuhnya khilaf KRU Production & Kementerian Pelancongan (pariwisata) Malaysia. In fact, penari yang dipampang dalam promo itu adalah gambar penari Pendet asli Bali, Indonesia yang KRU copy-pasted ntah dari mana.

    Memang Bodoh dan tidak profesional KRU Production. Bikin malu Negara.

    Sdr/sdri Indonesiaku yang dihormati, kalau isunya Tari Pendet, saya ulangi sekali lagi; memang tidak ada orang Melayu Malaysia mahupun Hindu Malaysia yang menarikannya. Kami di Malaysia tidak pernah tahu pun dengan namanya Tari pendet itu sehinggalah company bodoh ini buat silap dan ketahuan. Hehehe

    Peace Out!

    Next : Dari Terorism ke Manohara, Tak Nyambung, gitu loh. hehe

    Balas
  • 125. King.Malik  |  Oktober 7, 2009 pukul 9:28 pm

    Isu Dari Manohara Ke Terorism, Tak Nyambung Gitu Loh! Hehe!

    Demi Negara/Warga Malaysia yang saya cintai, dan sembah salam kepada Negara/Warga Indonesia yang saya hormati.

    Saya agak terkedu/kaget apabila seorang “tokoh” budaya Indonesia (pria, udah tua, nama tak tau. mungkin sdr/sdri yg menonton bisa bagi pencerahan ttg siapa pria tua ini) ketika ditemubual oleh TV one Indonesia antara lain berkata ;

    “Soalnya lagi2 Malaysia ini membuat ulah. pokoknya … bla… bla… bla… dengan mengirim teroris Noordin & si Azahari ke negara ini… bla… bla… bla.. Boikot Malaysia”

    -Whoa! wtf? Malaysia MENGIRIM si Noordin & Azahari? Dan statement tu disiar di national TV tanpa sensorship? Memang dasar TV One, terdesak mengejar rating. hehehe

    Noordin M. Top. Nama yang asing di Malaysia. Beliau buka langkah seribu sebaik PDRM melancarkan operasi membanteras Jemaah Islamiyah di Malaysia. Beliau & Dr. Azahari lari ke Indonesia. Kerana Jaringan Jemaah Islamiyah begitu kokoh di sini pada ketika itu. Pasti saja yang membuka jalan & memberikan perlindungan kepada 2 ekor beruk ini adalah segelintir Warga Indonesia sendiri. Kenapa pula sih dikatakan Malaysia yang mengirim 2 ekor beruk ini? Emangnya TVone mau PDRM kejar sampai kedalam Indonesia sebagaimana Amerika & Australia lakukan? Gila TV One nih!

    Wartawan Trans TV (pasca kematian Noordin) dgn bersemangat dtg ke Malaysia untuk meninjau bagaimanakah ributnya keadaan Malaysia apabila Noordin di tembak mati. Tapi Hampa. Berita kematian Noordin duduknya di mukasurat terkebelakang dalam koran2 di Malaysia.

    Lalu si jurnalis memberi komentar; “berita kematian noordin di anggap taboo oleh pemerintah Malaysia”. hehehe. What a pathetic comment.
    Fakta sebenarnya; Tak ada siapa di Malaysia yang peduli samada Noordin hidup atau mati. Amat malang kerana gara2 perbuatannya ramai warga Indonesia tewas dan jadi korban. Tapi adakah kami warga Malaysia dan Kerajaan Malaysia mesti buat pernyataan maaf? Noordin & Azahari adalah 2 Ekor Beruk yang pandai buat Bom. Beruk ini kemudian memilih untuk menjadi Penjenayah/Teroris. Malaysia has nothing to do about that.

    Sebagaimana warga/negara Malaysia tidak menuntut Negara/warga Indonesia yang tidak ada kena-mengena untuk meminta maaf apabila ada WNI yang melakukan rompak/bunuh/rogol/samun di Malaysia. Simple as that. People are people, some are good and some are bad. Country has nothing to do with that.

    Manohara.
    Ada Media Indonesia yang mengatakan bahawa Manohara “diculik” kerabat Kelantan (tapi fotonya kok lagi senyum lebar sambil gaya dalam jet peribadi dan kereta mewah, mbakk??). Disiksa, bla… bla… bla… Kasus Manohara di Malaysia gak bakalan selesai kerana kerabat itu “untouchable” di Malaysia.
    Hehehe MEDIA indonesia memang hebat memutar belit.

    Sdr/sdri Indonesiaku yg dihormati. Berita Manohara dan kerabat Kelantan itu tidak mendapat perhatian serius di Malaysia. Kerana apa?

    Ini Fakta; sesungguhnya di Malaysia, perkahwinan kerabat diraja adalah sama level dengan perkahwinan Selebrity. Tak ada makna dan tidak menyumbang apa-apa. dalam kata lain. They simply DON’T MATTER to us. Dan kami tak ambil pusing. Media kami juga tidak menjual berita mereka kerana tak ada siapa yang peduli (Kecuali perkahwinan Siti Nurhaliza & Mawi kot?? hehe)

    Mindset warga Indonesia dan Malaysia berbeza. saya kagum apabila berita perselingkuhan Kris Dayanti & perceraiannya dgn Anang mendapat liputan SETIAP channel MEDIA Indonesia & disiarkan berulang2 dan berhari2. Mungkin hiburan amat penting pada anda, tapi tidak bagi kami di Malaysia.

    Itu tidak bermakna kami bagus dan anda tidak. Atau anda bangsa yang peduli dan kami tidak. BUKAN. These kind of issues (terorism dan Manohara) simply don’t matter to us.

    So kalau anda berdebat tentang isu ini dengan warga Malaysia yang tak pernah ke Indonesia, Anda akan di balas dengan Blank Face dan sebutan “Err….” (sambil garu2 kepala)

    Ga Nyambung Gitu loh! Hehehe

    Next : Anda Benci Malaysia.. (A One Way Affair?)

    Balas
  • 126. King.Malik  |  Oktober 7, 2009 pukul 11:08 pm

    Anda Benci Malaysia… (A One Way Affair?)

    Demi Warga/Negara Malaysia yang ku cintai dan sembah salam kepada Warga/Negara Indonesia yangku Hormati.

    So, anda benci Malaysia? Ya kami tau itu. Dari komentar2 di sini dan dimana2 dalam internet ini juga dari SELURUH media di Indonesia kita boleh lihat itu.

    Dan seluruh Media Indonesia juga menggambarkan seolah2 Negara/Warga Malaysia juga membenci Negara/Warga Indonesia.

    Soalnya :
    1. Benarkah anda (Majority) membenci kami & negara kami?
    – jawapannya Jelas dan diakui sendiri oleh anda. a resounding YESSS.

    2. Benarkah Kami (Majority) Malaysians membenci anda & Negara Anda?
    I’d say NO. kenapa? Emangnya saya bias? ngak ah… tenang aza dong.. coba liat nih, buktinya..

    Bukti Paling Jelas.
    Di Indonesia, kebencian anda kepada kami begitu mengagumkan (hehe). Seriously. Kerana anda sudah sampai ke tahap MEMBALING TELUR BUSUK dan BAKAR Jalur Gemilang kami. dan ini semua dilakukan di hadapan KaDuBes (kedutaan da…) kami oleh ribuan warga Indonesia. Sentimen2 kebencian sentiasa dimainkan oleh MEDIA anda setiap hari (Cuma reda sekejap masa Gempa JABAR dan SUMBAR). Mmg anda benci kami & negara kami. There’s no doubting it.

    Tapi sih…

    Kenapa ya tidak ada satupun Bendera RI dibakar di Malaysia sebagai balasan? Tak ada sebiji pun telur busuk dilempar ke DuBes RI di Kuala Lumpur?? Ayo, fikir coba…!

    Sebaliknya, kami balas dengan Memorandum kepada DuBes RI dan selang sehari kemudian, 7 orang yang kononnya menjadi pemicu/provokator aksi sweeping warga Malaysia di Jakarta di tangkap Polisi.

    Dan berita penangkapan/pengamanan itu cuma dapat liputan Minim dari Media Indonesia. Dasar! Anak2 itu sebenarnya mangsa pengapian Media Indonesia yang tidak bertanggungjawap. Tapi setelah terjebak, Media cuci tangan. Tiada pembelaan.

    Bagi saya, ank2 itu tidak bersalah. Mereka adalah mangsa permainan MEDIA.

    Oleh itu, secara dasarnya majoriti rakyat Malaysia TIDAK mambenci warga/negara Indonesia.

    Kalau di internet keadaannya berbeda, pasti aja ejekan “Maling Sia” akan dibalas dsengan “Indo Ni Sial” dan ejekan “Indon Sialan” akan dibalas dengan “Maling Sialan”. Tak kira siapa yang mulakan, jawapannya tetap itu itu juga.

    Tapi kita sama-sama tau bahawa ejekan2 itu adalah tingkah keanak-anakan. Seronok dan melegakan ketika dilafaskan tapi lama-kelamaan hanya menyerlahkan kedangkalan minda & ketidak-matangan kita sendiri.

    Persoalannya, sampai bila kita mau begini?? Mungkinsaja ada warga Malaysia selepas ini yang membakar bendera RI di Kuala Lumpur. Selepas itu?? apa?? Perang??

    Memang. Hebat bunyinya. Perang. Perang memang SERONOK bila ianya berlaku di perbatasan antara tantera. Tapi ianya pasti tak seronok apabila perang itu sampai ke rumah dan yang tewas itu adalah ibu, bapa, isteri, suami, adik & kakak kita. Dan sesungguhnya, yang ingin kita perangi ini adalah orang2 kita juga. Jawa Indonesia vs Melayu Jawa, Bugis Indonesia vs Melayu Bugis (yang 5 generasi terdulunya mungkin mempunyai nenek & moyang yang sama)… BODOH kan?? hehehe

    Dan puncanya apa? Berebut HAK mengamalkan Barongan? Kuda Kepang? Wayang Kulit? Gamelan? Makan Rendang? Makan Cendol?? hehe
    Dan anda rebutkannya Kerana perkara2 itu adalah HAK anda yang diturunkan oleh NENEK MOYANG anda?? Hmm… Hati2 ya, kerna kemungkinan besar NENEK MOYANG anda yang mula2 menciptakan tarian dan makanan itu adalah juga NENEK MOYANG mereka. Hehehe

    Oleh itu, marilah kita sama-sama tamatkan kebodohan ini. Tidak perlu tunggu kebencian ini menjadi mutual feeling. Tak ada siapa yang untung (kecuali MEDIA, berita permusuhan, perang & kehancuran boleh dijual mahal wo… hehehe).

    Mungkin (dengan rendah hati, ini hanyalah cadangan saya), sudah tiba masanya Massa Indonesia mula mempersoalkan Media Indonesia. Kenapa begitu bersungguh2 sekali mereka berusaha untuk menyemai & memupuk kebencian warga Indonesia kepada Negara/Warga Malaysia atas isu2 yang direka2 dan diputar belit??

    -Mungkinkah ada yang menyuruh? Siapakah itu? Mungkinkah politikus2 yang cuba mengalihkan perhatian massa indonesia dari terlalu memikirkan isu KPK? PilPress? Bank Century? Penganguran? Kebuluran di Kalimantan?? Korupsi2 lain yang nyaris2 terbongkar?? Mungkin aja kan??

    -Atau dibayar oleh perusahan2 gergasi asing yang ingin menyekat pertumbuhan perusahaan Malaysia di Indonesia kerana mereka tau bahawa pasaran Indonesia AMAT besar dan tak mau Perusahaan Malaysia menjadi pilihan atas dasar kita adalah SAUDARA SATU AGAMA, SATU DARAH, SATU KETURUNAN?? – Pun mungkin juga kan??

    Kita sama2 ada otak dan akal, jangan terus2an dipermainkan orang…

    allahuma solli ‘ala saydina wa habibina wamaulana Muhammad, wa ‘ala ahlihi wa ashobihi wa salam…

    – ayo, bersalam2an, berdakapan erat saudara satu keturunan, gesel2 pipi ala2 pak arab, hehehe-

    Peace Out.

    Lu Pikir la sendiri Labuuuuu…! hehehe

    Kalau ada yang nak berdebat secara terhormat & inteligen (tanpa maki hamun. carut marut dan saling menghargai), email saja saya di

    king.malique@yahoo.com,

    achik tak goyang punya jang oiii…

    Akhir Kata;

    HIDUP MALAYSIA!!!
    HIDUP INDONESIA!!!
    MAJULAH BANGSA NUSANTARA!!!

    AMINNNN!!!

    Wassalam…

    Balas
    • 127. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 11:15 am

      hai orang indonesia diam je ..xnk balas ke?.ke takde bukti bg setiap hujahan anda?…bgus la komen awk king malik…100 agree

      Balas
  • 128. adik  |  Oktober 8, 2009 pukul 6:52 am

    betul ke batik yang diiktiraf? bukan “BATIK INDONESIA”?…tak habis baca agaknya mereka yang bangga batik milik indonesia..iya..batik indonesia..milik indonesia..bukan semua batik…

    kenapa suka sangat cakap malaysia curi pulau kalian..? sahabat..setahu saya (dari pembacaan) kedua-dua negara sama ada Malaysia mahupun Indonesia tidak dapat tunjuk bukti bahawa Sipadan dan Ligitan milik masing2..no evidence…but then Malaysia dapat kerana occupancy…ish…kenapa ramai indonesians yang masih takleh terima fact..come on..open minded sikit..kalau benar terbukti by law..by right..on paper..bla bla..kedua pulau itu milik anda kenapa 16 daripada 17 judges serahkan pulau itu pada Malaysia…oh ya..all the judges are stupid except Indonesians?…hmmm..im confuse…

    May Allah gives us faith and semoga Indonesia dan Malaysia sama-sama berjaya..di mata dunia..malaysia mahupun indonesia masih terlalu kecil…ayuh..jangan kita sama sama rasa besar kay..yang besar hanya tuhan

    Balas
  • 129. IHateWars  |  Oktober 10, 2009 pukul 1:19 pm

    Assalamualaikum. Saya ini adalah warga Malaysia yang masih belajar dan mempunyai ramai sahabat dari kalangan Indonesians. Mereka semuanya baik-baik je. Stakat ni, tidak ada lagi sikap rasis yang ditunjukkan mereka terhadap warga Malaysia. Atau mungkin juga mereka tidak menunjukkan kepada kami (wallahualam). Tapi saya sangat2 yakin bahawa sekiranya wujud sikap rasis dalam diri mereka, tali persahabatan kami mampu mengatasi sikap negatif seperti itu. Ingin saya tekankan disini bahawa, bagi saya sikap bermusuh-musuhan ini patut kita jauhi sama sekali. Sebenarnya saya agak terkejut dengan segala cemuhan dan kebencian saudar/saudari Indonesians di sini. Segala permusuhan tidak akan membawa kebaikan sama sekali. Namun saya agak lega kerana wujud insan seperti King Malik yang merupakan warga Malaysia tetapi telah bersusah-payah menjalankan kajian semata-mata untuk menghentikan perbalahan yang langsung tidak membawa faedah ini. Ingin saya nyatakan disini, saya sememangnya tahu akan kebencian kebanyakan (bukan semua) warga Indonesia terhadap Malaysians. Tapi tidak sangka pula sampai ke tahap kritikal seperti ini. Saya langsung tidak membenci warga Indonesia. Langsung tidak. Walaupun ada segelintir warga Indonesia yang berhijrah ke Malaysia yang melakukan jenayah, namun ada juga dikalangan mereka yang sangat2 baik. Dan saya juga pasti, tentu ada warga Malaysia yang berhijrah ke Indonesia yang juga terlibat dengan jenayah. Contoh yang paling jelas ialah Nordin Mat Top. Untuk pengetahuan sahabat2 Indonesians semua, kami di Malaysia sama sekali tidak menyokong perbuatan Nordin Mat Top. Bahkan, kami juga turut sama membantu kerajaan Indonesia untuk membanteras kegiatan mereka. Saya mempunyai seorang pembantu rumah yang merupakan warga Indonesia. Namanya mbak zainab. orangnya baik sekali, dan saya sekali pun tidak pernah berkelakuan kasar terhadapnya. kebajikannya kami jaga dan kami anggap beliau sebagai sebhagian daripada keluarga kemi sendiri. Malaysians dan Indonesians semuanya berasal dari SATU keturunan. Usah bermusuh-musuhan.
    PEACE.

    Balas
  • 130. Dari Malaysia  |  Oktober 12, 2009 pukul 12:01 pm

    entah lah aku rasa..tiada sifat bersyukur dan mengingati Allah adalah sebab segala2 nya terjadi…

    Balas
  • 131. shedfz  |  Oktober 14, 2009 pukul 4:24 am

    komen yg biadap dr indonesia tu sumenya x skolah..xpun xpernah tahu keadaan m’sia cmner, (xpernah jejak kaki ke malaysia pun)

    sebab tulaa ckp macm xmasuk akal..kite yg dgr pun blurr..cth|:- bile mase kite dok mnari tarian pendet tu? (tarian hindu tulaa) org india kt sini pun x kenal trian tuu…lucu r..patutnya INDIA pun ganyang indon sbb klaim trian tu milik mereka (hindu bali jelaa yg tau tarian tuu..nk kecoh-kecoh wtper..sape kisah??..lucu..lucu..)
    silap kluar iklan sket jer..siap mau perang lg tuu??

    hebat nye indon ni..sikit2 perang..patriotis sungguh mereka2 ini yer?? ermmm..kite kt sini tak tau ape pun….(sbb mindset org m’sia ni lebih ke depan), xmudah menggelabah dgn dakyah kafir laknat…

    psl batik pun heran jugak??..xpernah laa m’sia ni klaim batik jawa tu milik m’sia (batik jawa tak cantik pun)..yang aku tahu batik m’sia je (yg ditekap kat t’ganu ngan klantan)..batik jawa dan batik m’sia jauh bezanyaa…dri segi ukiran corak, warna..byk bezanyaaa..(pikirlaa pakai otak skit)…susah kalu berbicara dgn org yg main ckp je xpernah pikir pjg..(mcm xberilmu)

    kalo nk hurai kt sini mmang xabis smpai besok..huuu..ok laa bak kata nabil lu pikirlaa sendiri…

    Balas
  • 132. Miss Anton  |  November 14, 2009 pukul 5:11 pm

    Salam dari saya :D

    Ya ampun…. membaca perkataan2 dan komen2 yang di atas, saya jadi geli sekaligus sedih….. inikah warga Indonesia yang katanya ramah, sopan, tahu tata krama? Apaan, tulisannya cuma F***, MALNGS***, de el el de el el…..

    Saya juga langsung merasa jijik saat pembicaraan malah berbelok ke masalah agama (yang di atas itu lohh)… masa, nama Tomi dipermasalahkan? Ya saya tahu, dia sudah ngomong yang nggak2, tapi yang jadi permasalahan itu balesannya… “Kamu tomi orang keristian.” Saya, terus terang, sebagai orang Katolik di Indonesia merasa tersinggung.

    Tapi apa gunanya membenci? Bukannya nanti malah benci dibalas benci?? Saya cuma bisa membelai dada melihat komen2 “biadap” (seperti kata orang Malaysia) dari Indonesia.

    Setelah saya baca dan baca dan baca lagi, ternyata saya menemukan bahwa…. Indonesia sendiri penyebab mekarnya kebencian terhadap Malaysia. Heeee….. Kenapa ya? Karena:

    1. Penyebarluasan berita yang semena-mena dan tak bertanggung jawab oleh media Indonesia.
    2. Kebencian tak beralasan kepada Malaysia karena…. mungkin negara Indonesia dan Malaysia sangat2 mirip, sehingga baik Indonesia maupun Malaysia tidak ada yang mau “ngalah”?
    3. Kita saling menuduh.
    4. De el el
    5. Kalau ada yang kurang tolong ditambah

    Ini menurut saya lho ya. Untuk yang no 3, buktinya jelas. Baik Indonesia maupun Malaysia saling menuduh semua, ya kan? Tak ada yang namanya kata “persaudaraan” dari seorang kakak (Indonesia) terhadap adik (Malaysia).

    Kita boleh berbangga, bangsa Indonesia punya sedikit kelebihan dari Malaysia. Jangan menutup mata, kita punya tenaga SDM yang luar biasa. Atlet2 nasional hampir selalu mengoleksi berbagai macam medali. Sumber daya alam melimpah ruah sampai2 dicuri berapapun kita tak peduli. Kekreatifan dan “gaul” nya anak muda sekarang dalam membuat berbagai lagu dapat kita kenal, contohnya: Makhluk Tuhan yang Paling Seksi dari Mulan Jameela (atau saya lebih suka memanggilnya Mulan “Jamahlah”), lagunya Ahmad Dhani yang punya istri dua itu (saya lupa judulnya), de el el. Kita ternyata terlalu kreatif sampai2 semua lagu polanya sama, cinta cinta cintaaaaa mulu.

    (walah, ini memuji diri sendiri ato menertawakan diri sendiri?? Maaf maaf….)

    Nah, untuk Malaysia, kita juga punya permohonan dong. Tolong, jangan sakiti TKI kami. Hormati kami, jangan hanya menyumpahi kami. Dan juga, tolong jangan ada human error lagi ya… nanti hasilnya juga seperti ini, kita Indonesia dan Malaysia impor ekspor penghinaan. Sebaliknya, kita yang bangsa Indonesia juga harus tahu diri, jangan suka memfitnah. Jangan suka meracau “Malingsia” atau “Malings***” seperti itu, ketahuan nanti kalau Anda ternyata ga lulus SD…. dan juga, ini memang klise, tapi kita juga harus melestarikan budaya kita. Jangan sok kita punya banyak kebudayaan jadi ditinggal aja, malah punya pikiran “It’s not our business”. Oke, saudara2?

    Peace, Love, Unity, and Respect. 4 hal begini yang sederhana aja, masa ga bisa dijalani?
    :)

    Regards,
    Miss Anton

    Balas
    • 133. Hang tuah  |  Desember 12, 2010 pukul 1:59 pm

      BUAT PNGETAHUAN MISS ANTON KAMI ORANG MELAYU MALAYSIA TIDAK PERNH ANIYAI TKI KAMU NGRTI,YANG MENGANIYAI TKI KAMU ITU MELAYUKAH??TIDAKAH KAMU TAFSIRKAN ATAU CARI JAWABANYA??

      Balas
  • 134. anttra  |  November 17, 2009 pukul 1:13 pm

    Buat kamu indonesian kalo mau berjaya kamu perlu berusaha majukan diri sendiri bukan memburukkan negara lain.Malaysia tak pernah mintak sedekah dari indonesia……Kami rakyat malaysia proud to be malaysian…….

    Balas
  • 135. sikendil  |  November 17, 2009 pukul 1:53 pm

    Statistik jenayah seperti merampok,pembunuhan,penculikan anak majikan banyak dilakukan oleh rakyat indonesia di malaysia.So tolong dong jangan sakiti rakyat malaysia berdosa tau

    Balas
  • 136. jumbo  |  Januari 7, 2010 pukul 8:16 am

    Orang nusantara ni senang sangat di hasut untuk memusuhi bangsa sendiri…Masa dijajah tak pulak nak memusuhi sesama…Ini semua hasutan yang memecah belah keluarga besar rumpum Melayu…Mahu dijajah lagi agaknya baru nak aman….Tak baca sejarahlah.

    Balas
  • 137. mia  |  Mei 6, 2010 pukul 7:39 pm

    bergaduh buat ape?pelik kan.. kita gaduh sebab benda2 mcam ni… matanglah sikit..orang gajiku orang indonesia.. x ade masalah pun..relax jer la.. x semua orang malaysia sombong.. x semua org indonesia jhat… deal..~saya orang malaysia..tak kisah la orang indonesia nak carik makan kat sini.. asalkan ada permit..malaysia dah cukup baik dengan indonesia.. kenapa tak hargai? mangsa gempa bumi malaysia bantu..mngsa tsunami pun malaysia bantu.. jadilah mnusia yang bersyukur..kenapa kutuk mahasiswa malaysia bodoh?tidak semua macam tu..penilaian berdasarkan perkara yang terlalu kecil adalh benar salah..kalau diikutkan jika malaysia tidak mengamalkan dasar buka pintu ..rakyat2 indonesia tak dapat cari makan disini.. mahukah begitu? kamu bangga sebab negara kamu besar.. tetapi ekonomi negara kamu tidak stabil…mmng kami merdeka melalui UK tetapi kami merdeka secara bijak.. merdeka melalui demokrasi.. secara halus.. bukan merdeka secara peperangan.. kamu anggap kamu menang.. tetapi kamu kalah.. adakah kamu mengira berapa nyawa yang tergadai semata2 demi kemerdekaan di indonesia?ttentu tidak bukan.. walaupun kamu merdeka awal.. tetapi negara kami lebih aman…

    Balas
    • 138. warga malaysia  |  Juni 24, 2010 pukul 11:00 am

      betul sgt2 tu mia..sy xtau la knp dorg suke gaduh n cr pasal ttg negara kita… kpd ihatemalingsia ..diam je ke?..anda mmg pnd menghina memburukkn mcaci dll tp kenyataan anda hya skdar kata2 tnp bukti..

      Balas
  • 139. INDONESIAL  |  Juni 5, 2010 pukul 5:22 am

    INDON BABI INDON BABI INDON BABI

    Perkosa depan suami, anak
    Oleh Mohd Harzrul Aminuddin
    harzrul@hmetro.com.my
    2010/06/04
    E-mel Artikel Cetak Artikel Tanda Artikel Besarkan Saiz Teks Kecilkan Saiz Teks Komen Artikel

    LEDANG: Sekumpulan empat perompak warga Indonesia boleh diumpama iblis berupa manusia apabila mereka bukan saja seronok melihat lima sekeluarga diikat dan dipukul dalam rompakan bersenjata, malah ketawa ketika seorang daripada mereka merogol isteri mangsa di depan anak dan suaminya.
    Malah, empat lelaki itu berani melakukan perbuatan terkutuk itu tanpa menggunakan topeng muka ketika merompak keluarga suspek di Bukit Gambir, Selasa lalu.

    Kejadian kejam itu bermula kira-kira jam 3 pagi ketika pasangan suami isteri berusia 40-an dan anak mereka berusia lapan hingga 17 tahun tidur nyenyak.

    Difahamkan, empat penjenayah ‘iblis’ itu menceroboh masuk rumah mangsa dengan memecahkan pintu belakang sebelum mengejutkan penghuni rumah terbabit.

    Menurut sumber, suspek memasuki dua bilik dalam rumah itu sebelum mengacukan parang kepada mangsa lelaki dan mengikat tangannya bersama isteri dan seorang anak.

    “Dua lagi anak yang tinggal di bilik berasingan tidak diikat tangan, tetapi diarah tidak melakukan tindakan bodoh yang boleh mengancam nyawa mereka.

    “Mangsa lelaki itu dipukul keempat-empat suspek supaya memberitahu tempat dia menyimpan barangan kemas dan wang tunai,” katanya.

    Sumber itu berkata, mangsa yang takut menyerahkan barangan kemas termasuk rantai, cincin dan telefon bimbit dianggarkan bernilai RM3,000.

    Bukan itu saja, penjenayah terbabit turut merampas wang RM1,300 milik mangsa.

    Malangnya, derita suami itu tidak berakhir di situ apabila dia berulang kali dipukul keempat-empat perompak yang menuntutnya mendedahkan tempat barangan kemas lain disembunyikan.

    “Mangsa hanya mampu memberitahu tiada lagi barangan berharga mahupun wang tunai disembunyikan dalam rumah,” katanya.

    Bagaikan tidak puas hati dengan kenyataan mangsa, mangsa sekali dikejutkan dengan tindakan seorang daripada penjenayah terbabit apabila tergamak merogol isteri mangsa di depannya.

    Lebih menyayat hati, seorang anak mangsa yang tidur bersama pasangan itu dipaksa melihat ibunya diperkosa perompak terbabit.

    Katanya, si suami hanya mampu merayu kepada penjenayah terbabit namun rintihannya tidak diendahkan, malah isterinya tetap dirogol sambil disaksikan rakan jenayah lain yang ketawa seolah-olah melihat pertunjukan.

    Puas dengan perilaku tidak berperikemanusiaan itu, keempat-empat warga Indonesia terbabit merampas kunci kenderaan milik mangsa sebelum melarikan diri dengan Proton Wira itu.

    Selang beberapa minit kemudian, mangsa melepaskan diri dengan bantuan dua anak lain sebelum melaporkan kejadian di balai polis berhampiran.

    Difahamkan, tiga beranak terbabit turut mendapatkan rawatan di sebuah hospital di sini dan mereka kini trauma selepas terpaksa melalui peristiwa menyayat hati itu.

    Sementara itu, Ketua Polis Daerah Ledang, Superintendan Harun Idris, mengesahkan kejadian yang menimpa lima beranak terbabit dan pada masa sama berjanji melakukan operasi besar-besaran bagi memberkas empat suspek terbabit.

    Beliau juga tidak menolak kemungkinan keempat-empat suspek bukan menetap secara langsung sekitar daerah ini dan disyaki melakukan jenayah secara berpindah-randah.

    “Namun itu tidak membataskan tindakan kami untuk mengesan mereka.

    “Kami akan bekerjasama dengan pasukan anggota penguat kuasa di seluruh negara dalam misi mengesan penjenayah terbabit supaya mereka didakwa di muka pengadilan dan dihukum atas kekejaman dilakukan,” katanya ketika dihubungi.

    Pada masa sama, beliau menyeru orang awam yang menjadi saksi atau mempunyai maklumat kejadian itu supaya segera hadir di balai polis berhampiran bagi membantu siasatan.

    Katanya, setakat ini, polis sudah menemui semula kenderaan milik mangsa yang dilarikan penjenayah terbabit dalam semak sekitar daerah ini, kira-kira 24 jam selepas kejadian itu dilaporkan.

    Beliau berkata, kes itu disiasat mengikut Seksyen 376 Kanun Keseksaan kerana merogol dan Seksyen 395 kanun sama kerana melakukan jenayah pecah rumah secara berkumpulan.

    Balas
  • 140. warga malaysia  |  Juni 15, 2010 pukul 11:22 am

    apa komen anda warga indonesia terhadap komen number 80 ini?..

    Balas
  • 141. Unknown  |  Juni 17, 2010 pukul 8:32 am

    Okay I came here because I was interested and uh, yeah Malaysia’s kinda dumb (despite I’m Malaysian myself).

    First of all, commenter no.80, that’s pretty stupid, commenter no.81. It’s pretty obvious that it’s all made up. LOL FAIL XD. Malaysia’s news company are pretty fast to spread their news, so how come we didn’t saw/watched it on TV1, 2, 3, NTV7, TV9, Daily Express, Bravo! and etc? That’s pretty long for a writer and the news guy/woman to speak out loud and say something specifically suspicious.

    And next, wth? Islam = Malay, Malay = Islam??? LOLOLOLOLOL!!!!! Tbh, I’m Muslim too. And to tell you guys the truth, Islam came from Southwest Europe, NOT Southwest Asia, that is Arab Saudi. The young Indonesian sultan came to Melaka because of being chased. In my theory, after Islamic missionaries spread the religion, it was then reported to the secretly Indonesian sultan. So Indonesia got the FIRST chance to know it all because the sultan was INDONESIAN. Yes, Indonesia back then was poor, then when it got the religion, they become bigger twice the wide of today’s Tanah of Emptiness and that includes the South China Sea.

    Melaka was advanced because of the Sultan and not because of the Malayan. And some of the Indonesian commentators were right, Malaya DID beg independence from the UK. It was because in the 1800’s, Tanah of the cave men invented the kris. Yes, it was a dangerous weapon as well. The zig-zaged edges can pull the organs out when stabbed and a good short-ranged-battle defense, But compare to the British’s shotguns, that came to Tanah of bla-bla-bla, we lost. Apa gunanya kita beraksyen sini sana “HA! HAYYYAAA!!” dengan aksi silat kalau tiada tandingan dengan shotgun yang dapat meletupkan kepala dengan cepat? Uh-huh.

    After that, in the 1960’s, why did Malaya made independence with UK, and not by itself? BECAUSE WE HAVE NO RIGHTS, MONEY AND WE ARE KETINGGALAN ZAMAN.

    Then, the language. LU PIKIR LAH SENDIRI. Is that not an Indonesian phrase and quote? And the style is so unbearable. Now say all of the three phrases; “Kita adalah negara yang maju” and “We’re advanced” or “Kita ini maju”. Isn’t Malay annoying to speak? It took you 11 times to twist your tongue, while English took only 4 and Indonesian is 6. 11 is an odd number and 4 and 6 is even(11 gets a reminder while 4 and 6 does not when divided by 2). No wonder Siti Nurhaliza didn’t get to go to Hollywood, right? Why Malaysia chose her as an artist? I, too, don’t know. I never liked any of her albums. It’s too traditional and too mixed up.

    AHA! Now I’m speaking about the creativity of this self-centered country. I heard so many untalented young bands from Sinar.fm. Their music is like walking to a trash can. Too “terpengaruh” with 1970’s rock. OMGOSH the SCREEAAAAM!! It’s so painful to hear! the Malaysian rock isn’t even catchy for me.

    Malaysian movies are quite… brr….. EEEWWW!!! *BARF* There’s a 3D cartoon movie. That’s good, but why show off about it? The TV commercial are showing those “Bangkitkanlah ekonomi kita” thing in 3D! WTF?? Is Malaysia really this stupid??? 3D engines was already invented in 2002, but why do you want to get it in the year 2009?? That’s almost like, 7 years ago! Wow, congratulations Malaysia, you broke the “KETINGGALAN ZAMAN” record! And heck, we invented the first advanced Wuduq. Wha? That’s it? We only invented 1, ONE, JUST ONE advanced technology??!! WTFFFF??? The other countries are like, inventing almost up to 20 inventions!

    Hah, cukuplah, aku penat sudah ni. Dan kau Malaysia, cukup-cukup lah show-off kau tu, tiada juga orang nak beri prihatin.

    P.S.: I wrote this comment in English because I’m not good in Malay. :)

    Balas
    • 142. warga malaysia  |  Juni 24, 2010 pukul 11:06 am

      ye ar..83 ko blgk ckp mat salleh…lidah keras ke?..hati busuk ae kutuk msia..blh brambus ar..p duduk kat ngr kafir ..kami xperlu rakyat yg tiada rase hormat dn gila mcm ko,,ak rase ko blgak tahu blagak bijak ..hahaha..pity of u

      Balas
  • 143. WEDOK  |  Juni 21, 2010 pukul 9:36 am

    Hello 83, aku rasa ko giler. orang Indon dalam hormat malaysia ada jugak kata-kata dia masih ada sindiran terhadap malaysia…enko plak kutuk negara ko. Masalah tul…otak ko sakit kot. walaupun aku jawa tapi aku tetap menangkan malaysia tanah tumpah negara aku dan aku tetap setia dengan sultan melayu..HIDUP MALAYSIA!

    Balas
  • 144. aq cinta malaysia-indonesia  |  Juli 17, 2010 pukul 7:02 am

    kite same2 muslim ptut nya jgn gaduh2 ini sbenarnya angkara singapore yg nk tengok nusantara berpecah blah.. percayalah…

    Balas
  • 145. ddin  |  Juli 28, 2010 pukul 5:38 am

    Negara kamu Indonesia adalah negara islam yang terbesar di dunia.Tapi mana yang kamu utamakan?…kitap suci Al quraan atau pancasila?Al Quraan kata tidak boleh bernikah orang islam dengan kalangan mereka yang bukan islam.Tapi pancasila kata boleh nikah.maka ini terbukti yang di utamakan pancasila bukan al quraan.
    islam apa kah itu?…

    Balas
  • 146. MELAYU  |  Agustus 13, 2010 pukul 4:28 am

    Saya baca semua komen kalian…

    indo asyik kata kita MALAYSIA sombong….
    dorg ni tau ke x smbg tu… pernah ke kite smbong ngan dorg?…
    kalu d bc dr semua prtikan diorg ni… dorg tu yg smbong….
    kita ni cube wat baik dgn tlog bermcm cara… tp kite ttp dilontar dgn kata2 hinaan…
    sabar ler wahai warga MALAYSIA ku…. korg tau bhw org yg cube utk brbuat baik akn ttp dpndg hina oleh org yg tetutup pntu hatinya…..

    Bkn nk panaskan keadaan…
    di sini… saya kenal ngan ramai indon kebnyakkannya hya tau mengutuk jer… majikan yg baik mcm mane pun nk kutuk gak… kalu nk katakn smbong… dorg lagi smbong…
    kita tuan rumag tahu nk beradap.. tp dorg perkataan ‘terima kasih’, ‘tolong’, ‘tumpang lalu’, x tau nk sebut…. kalau nk keluar lif… main tolak jer… bukan nk kata ‘tumpang lalu’, kalu nk lelaki nak msk toilet pompuan…. main redah( masuk tanpa makluman)…

    kesian ngan indon…
    x penoh istikarah diri….
    Astarafirullah al’azim…..

    Balas
    • 147. lip ice  |  September 10, 2010 pukul 9:36 am

      guys u know that indonesia is POOR country in the world!!!as a singaporean i always think why indonesia hate malaysia although mlysia had help indonesia in disaster n all that!!i realise that indonesia is not grateful ,if i am a mlysian i will GET OUT all indonesian in mlysia !!!indonesia remember mlysia have help a lot your RICH country,your country can’t stand by it self when have a disaster!!because u are poor n weak

      Balas
  • 148. sasa  |  Agustus 15, 2010 pukul 12:43 am

    aKU MERASA HAIRAN..KALAU INDONESIA ITU KAYA RAYA KENAPA BANYAK ORANG INDONESIA DATANG KE MALAYSIA YANG DIKATAKAN MISKIN?SANGGUP PULA BERKERJA JADI BURUH BINAAN,PEMBANTU RUMAH,

    Balas
  • 149. ~AlGEBRAIC~  |  Agustus 26, 2010 pukul 11:31 am

    Astaghfirullah…
    Islam tidak pernah mengajar kita hidup brmusuh-musuhan…
    Saya x mahu libatkan soal negara…
    tetapi soal agama…
    0rg kafir sengaja mahu memecah-belahkan kita..

    Balas
  • 150. people  |  Agustus 27, 2010 pukul 4:01 pm

    mana semua orng2 indon ni? x berani balas ke?

    Balas
  • 151. virgo  |  Agustus 28, 2010 pukul 7:56 am

    tahun 1995- Ujang, seorang TKI mula bekerja sebagai buruh sub-kontrak bersama2 anak2 Melayu di sebuah ladang kelapa sawit di M’sia.
    tahun 1998- Ujang mula dikenali ramai pemilik kebun kelapa sawit persendirian. Ujang makan upah kerja luar selepas waktu kerja di ladang.
    tahun 2001- Ujang menjadi kepala sub-kontrak mengerjakan usaha ladang.
    tahun 2005- Ujang berjaya mendapat kontrak penuh mengerjakan usaha ladang secara direct-nego.
    tahun 2005 hingga kini- Ujang membayar gaji anak2 Melayu M’sia sebagai buruhnya.
    tahun 2010- Ujang adalah pendokong ukhwah Islamiah yang disegani dalam kalangan penduduk tempatan.
    Kenapa? Kerana Ujang mendukung penuh dalil Al-Quran, dan sunnah Rasulullah s.a.w.

    Balas
  • 152. warga mlysia  |  Agustus 29, 2010 pukul 1:03 am

    endon x sdar dri,da la dtg scara hram kt mlysia niey…pas 2 nk ngumpat2 mlysia blah…kalo mlysia x import brg endon dh lme kowg brtmbh miskin…blah r endon g mam…

    Balas
  • 153. humanist  |  Agustus 31, 2010 pukul 10:18 am

    Discrimination Facts in M’sia

    Malaysian Chinese & Indian wake up..!

    This message is to provoke your mind to think whether you want the
    status quo to be perpetuated. If you want to do your bit to effect a
    change for the better, think well before you vote at the next general
    election.

    Chances are that the B N will still win but we need to send the proper
    signal to Pak Lah that enough is enough….

    Below is the result of extreme discriminations and marginalization by
    the BN govt for too many years. Let’s keep circulating this esp before
    the next election.

    And today this is what happened in Malaysia racism.

    These lists cover a period of about 49 years since Independence Day in
    Malaysia (1957):

    ( 1) Out of all the 5 major banks in Malaysia, only one bank is own by
    multi-racial, the rest are controlled by Malays.

    (2) 99% of Petronas (the only one petroleum company) directors are
    Malays, and the former Prime Minister work as Consultant in Petronas.

    (3) 3% of Petronas employees are Chinese.

    (4) 99% of 2000 Petronas gasoline stations are owned by Malays.

    (5) 100% all contractors working under Petronas projects must be
    “bumi’s status” (Malay).

    (6) 0% of non-Malays staffs are legally required in Malay’s companies.
    But there must be 30% Malays staffs in Chinese companies and
    shareholder. Which this mean non-Malays own company needs to give
    their property to Malays. And non-Malays citizen can’t really own
    their business.

    (7) 5% of all new intake for government police, nurses, army, is non-Malays.

    (8) 2% is the present Chinese staff in Royal Malaysian Air Force
    (RMAF), drop from 40% in 1960.

    (9) 2% is the percentage of non-Malays government servants in
    Putrajaya ( Malaysia main government office). But Malays make up 98%.

    (10) 7% is the percentage of Chinese government servants in the whole
    government (in 2004), drop from 30% in 1960. Only 2 position for
    non-Malays in political status.

    (11) 95% of government contracts are given to Malays; even it is an
    open tender. Non-Malays contractors tender the lower price and use
    better materials can’t get the contract that government given.

    (12) 100% all business licenses are controlled by Malay government
    e.g. Taxi permits, Approved permits, etc. and all the license are
    given to government officer families.

    (13) 80% of the Chinese rice millers in Kedah (north of peninsular
    Malaysia had to be sold to Malay and controlled by Bernas (Government
    Org.) since 1980s. Otherwise, life is make difficult for Chinese rice
    millers.

    (14) 100 big companies set up, owned and managed by Chinese Malaysians
    were taken over by government, and later managed by Malays since
    1970’s e.g. UTC, UMBC, MISC, etc. This company now is the sole
    company.

    (15) At least 10 Chinese owned bus companies (throughout
    Malaysia,throughout 40 years) had to be sold to MARA or other Malay
    transport companies due to rejection by Malay authority to Chinese
    application for bus routes and rejection for their application for new
    buses.

    (16) 2 Chinese taxi drivers were barred from driving in Johor (South
    of Peninsular Malaysia ) Larkin bus station. There are about 30 taxi
    drivers and 3 are Chinese in October 2004. Spoiling taxi club
    properties was the reason given.

    (17) 0 non-Malays are allowed to get shop lots in the new Muar (city
    in south peninsular Malaysia ) bus station (November 2004).

    (18) 8000 billions ringgit is the total amount the government
    channeled to Malays pockets through ASB, ASN, MARA, privatization of
    government agencies like Tabung Haji etc, through NEP over 34 years
    periods.

    (19) 48 Chinese primary schools closed down since 1968 ⤔ 2000

    (20) 144 Tamil primary schools closed down since 1968 – 2000

    (21) 2637 Malay primary schools built since 1968 – 2000

    (22) 2.5% is government budget for Chinese primary schools. Tamil
    schools got only 1%, Malay schools got 96.5%

    (23) While a Chinese parent with RM1000 salary (monthly) cannot get
    school-text-book-loan, and a Malay parent with RM2000 salary is
    eligible.

    (24) 10 all public universities vice chancellors are Malays. And
    politics in universities are held by Malays. If non-Malays want to
    form a politics parties, there is no way to get approved.

    (25) 5% – the government universities lecturers of non-Malay origins
    had been reduced from about 70% in 1965 to only 5% in 2004 with the
    reason Malaysia Education Ministry give full support for Malays only.

    (26) Only 5% is given to non-Malays for government scholarships over 40 years.

    (27) 0 Chinese or Indians were sent to Japan and Korea under “Look
    East Policy”.

    (28) 128 STPM (High Study / A Level) Chinese top students could not
    get into the course that they aspired i.e. Medicine and doctors (in
    2004). Malays with not qualify result can get into the course.

    (29) 10% place for non-bumi students for MARA science schools
    beginning from year 2003, but only 7% are filled. Before that it was
    100% Malays.

    (30) 50 cases whereby Chinese and Indian Malaysians, are beaten up in
    the National Service program since 2003.

    (31) 25% is Malaysian Chinese population in 2004, drop from 45% since
    1957 because government are not support non-Malays like government
    support Malays.

    (32) 7% is the present Malaysian Indians population (2004), a drop
    from 12% since 1957.

    (33) 2 millions Chinese Malaysians had emigrated to overseas since 40
    years ago due to unfair politics.

    (34) 0.5 million Indians Malaysians had emigrated to overseas.

    (35) 3 millions Indonesians had migrated into Malaysia and became
    malaysian citizens with bumi’s status.

    (36) 600000 are the Chinese and Indians Malaysians with “red I/C” (a
    temporary identity card) and were rejected repeatedly when applying
    for citizenship for 40 years. Perhaps 60% of them had already passed
    away due to old age. This shows racism of how easily Indonesians got
    their citizenships compare with the Chinese and Indians

    (37) 5% – 15% discount for a Malay to buy a house, regardless whether
    the Malay is rich or poor

    (38) 2% is what Chinese new villages get compare with 98% of what
    Malays villages got for rural development budget..

    (39) 50 road names (at least) had been change from Chinese names to
    other names.

    (40) 1 Dewan Gan Boon Leong (in Malacca) was altered to other name (
    e.g.Dewan Serbaguna or sort) when it was being officially used for a
    few days. Government tries to shun Chinese names. This racism happened
    in around year 2000 or sort.

    (41) 0 temples/churches were built for each housing estate. But every
    housing estate MUST got at least one mosque/surau built.

    (42) 3000 mosques/surau were built in all housing estates throughout
    Malaysia since 1970 with full government support. No temples, no
    churches are built in housing estates that supported by government.

    (43) 1 Catholic Church in Shah Alam took 20 years to apply to be
    constructed. But told by Malay authority that it must look like a
    factory and can’t look like a church. Still not yet approved since
    2004.

    (44) 1 publishing of Bible in Iban language banned (in 2002)

    (45) 0 of the government TV stations (RTM1, RTM2, and TV3) have
    directors of non-Malays origin.

    (46) 30 government produced TV dramas and films always showed that the
    bad guys had Chinese face, and the good guys had Malay face. You can
    check it out since 1970s. Recent years, this tendency becomes less.

    (47) 10 times, at least, Malays (especially Umno) had threatened to
    massacre the Chinese Malaysians using May 13 since 1969.

    (48) 20 constituencies won by DAP would not get funds from the
    government to develop. Or these Chinese majority constituencies would
    be the last to be developed

    (49) 100 constituencies (parliaments and states) had been racist
    re-delineated so Chinese voters were diluted that Chinese candidates,
    particularly DAP candidates lost in election since 1970s

    (50) Only 3 out of 12 human rights items are ratified by Malaysia
    government since 1960

    (51) 0 elimination of, all forms of racial discrimination (UN Human
    Rights)is not ratified by Malaysia government since 1960s

    (52) 20 reported cases whereby Malay ambulance attendance treated
    Chinese patients inhumanely, and Malay government hospital staffs
    purposely delay attending to Chinese patients in 2003. Unreported
    cases may be 200

    (53) 50 cases each year whereby Chinese, especially Chinese youths
    being beaten up by Malay youths in public places. We may check at
    police reports provided the police took the report, otherwise there
    will be no record

    (54) 20 cases every year whereby Chinese drivers who accidentally
    knocked down Malays were seriously assaulted or killed by Malays

    (55) 12% is what ASB/ASN (Malays Own banks) got per annum while banks
    fixed deposit is only about 3.5% per annum.

    And more cases haven’t been discovered.

    So, if any Malaysian read this mail and got extra opinion please add
    into this mail and forward to everyone who feel this is unfair to
    other race in Malaysia .

    Balas
  • 154. MELAYU  |  September 1, 2010 pukul 7:28 am

    MR/MRS/MISS (what ever u r) humanist!
    u 1 of the desease that i hope will not efected our generation…
    u the most dangerouse virus that will manipulate issue… clear, u not from malaysia.. and most of all.. heck.. all of these statment above.. is just ur discrimination on race… clearly, u r some kind bastard that try to begin any riot in my beautiful malaysia… i can see u have ur own agenda… im pround to be maaly… to be malaysian.. and be frend with all races in malaysia…
    and these is not about rces that u try to spining it… it about indonesia is provoc us… u r damn stupid.. and clearly.. u r not from malaysia.. couse malaysia other races will gentlely wrinting on malay.. not in inglish…. definitely, mybe.. i repeat.. mybe from indonesia it self… couse u worry we will regonize u by ur word… or mybe from another contry that… u know… so stop all ‘propaganda’…. (u know what propaganda?)…. huh!

    Balas
  • 155. anak Melayu  |  September 2, 2010 pukul 5:01 pm

    pada saya, tak ada guna bertelingkah di sini.. soal isu mencuri budaya itu tidak wujud.. kerana bangsa melayu di Malaysia dan Indonesia sama saja, ada jawa, ada minang, ada banja dan macam2 lagi.. jadi bila sama bangsabya, samalah budaya.. saya sendiri berketurunan jawa.. tapi di malaysia.. pada saya, makanannya sama.. bahasa pertuturan di rumah juga sama saja dengan jawa di Indonesia.. malah bila menonton sinetron pun saya tak perlu lihat subtitles.. pada saya.. laungan benci membenci ini hanya mainan politik sahaja.. kerana politik dan kepentingan serta kuasa, manusia sanggup memecah belahkan orang lain.. sanggup saling membenci.. jadi tidak perlu kita bergaduh sesama melayu.. tidak kisahlah sama ada warga Indonesia atau Malaysia.. yang penting kita saling menjaga keamanan masing.. tak perlu bergaduh.. Kalau beginilah, tidak mustahil kedua-dua negara akan di jajah sekali lagi.. dan kemerdekaan tu akan hilang.. tidak salah berpolitik wahai sahabat sekalian.. tapi jangan sampai bom nuklear dari penjajah jatuh ke bumi melayu baru semua nk sedar..

    Balas
  • 156. anak Melayu  |  September 2, 2010 pukul 5:32 pm

    kalo dah kena tsunami… kene gempa… gunung berapi meletus pun x sedar2 lagi x tau la… dh terang2 tu balasan tuhan kan… jgn 1 pulau kene tsunami x tinggal apa sudah la ye… x reti2 nk bsyukur langsung..

    Balas
  • 157. 2ti  |  September 10, 2010 pukul 7:53 am

    indonesia ngra ke20 trkye dunia,heyoooo.murahnyer indonesia.”indonesia money is veryyyy cheap in the world” who steal your cheap culture..your culture is like making shit in toilet u know!making porn ariel n luna is so shit as your country…indonesian like making cheap sex…

    Balas
  • 158. ayr  |  Oktober 14, 2010 pukul 9:53 am

    poor malaysia, kemerdekaan mengemis dari UK

    Balas
    • 159. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 7:14 am

      itu ngakk penting yang penting negara kami aman damai, makmur makan cukup yang miskin udah menjadi kaya yang kaya bertambah kaya apa lagi di khuatirkan,NAH! liat aja sekarang,BUTAKAH MATA KAMU or x pernah ke sini??

      Balas
  • 160. Kasihan diriku melihat indonesia  |  November 6, 2010 pukul 7:43 pm

    Pertama sekali saya nak mengucapkan Assalamualaikum dan salam sejahtera kepada semua yang menghantar post disini…
    Saya agak terkedu dengan kenyataan kalian yang bergelar rakyat Indonesia.Kamu mengatakan bangsa kamu bangsa beradab tinggi dengan nilai budaya..Tapi kenapa cara kamu becakap dan menulis Tidak langsung melambangkan seperti apa yang kamu katakan.Kebencian kamu begitu berapi…Dimanakah malu kamu ketika mengeluarkan kata-kata kesat..
    Saya begitu kecewa dengan insan yang menghina negara saya,,
    Saya juga mempunyai rakan dari Malang Indonesia,kami selalu berbual tapi adabnya begitu tinggi,Beramaafan apabila menjelang Hari raya aidilfitri..Sesungguhnya saya malu dengan setiap kata2 yang begitu hina dikeluarkan oleh kalian,,

    Kamu mengatakan bangsa kami bodoh,Tidak apa kami mengambil kata2 itu sebagai satu titik perubahan buat kami,Sesungguhnya bangsa kamu yang masih ditakuk lama pemikirannya itu lebih teruk,Tidak guna sekiranya kamu mengatakan kamu mempunyai rakyat yang bijak pandai,tapi malang sungguh pemikiran rakyat kamu bukanlah rakyat yang berfikiran intelektual..

    Saya ingin menyatakan sekiranya Prof Hamka yang begitu saya kagumi itu masih hidup sudah pasti beliau kecewa dengan apa yang terjadi.Fikiran intelektual dan pengorbanannya yang mengenangkan nasib Indonesia pasti mengecewakannya.Saya berharap kalian semua sila baca karya-karya Hamka yang begitu kaya dengan unsur nasihat untuk menyedarkan rakyat Indonesia .
    Cuba jangan jadi rakyat indonesia yang begitu cepat panas dan mengamuk.sekiranya kamu katakan kami mengambil budaya kamu..jangan kamu membalas dengan cara sebegini.Adakah negara kamu hanya menitik beratkan peperangan dan menolak keamanan,Saya tak mahu menghina negara indonesia kerana ianya akan mengeruhkan lagi persengketaan..Buat rakyat Malaysia mari kita sama2 berdoa dan melakukan kebaikan keatas Indonesia,supaya negara ini sedar.Pedulikan hinaan mereka.biarkan mereka malu sendiri akhirnya,,,Kami sudah memberi banyak belas kasihan pada kamu,Kalian tidak menhargai kebaikan yang kami berikan.Dan ingatlah balasan Tuhan begitu kerap menimpa negara kamu,

    Diakhir kata walaupun kamu mengatakan negara kami mengemis kemerdekaan,Hakikatnya kamu silap.Kami tidak pernah mengemis untuk kemerdekaan.Kerana pemimpin terdahulu kami berjuang menggunakan kebijaksanaan dan bukanny seperti kamu yang menyebabkan banyak rakyat kamu terkorban akibat perang..Pengisytiharan Kemerdekaan Republik Indonesia juga mencetuskan banyak pemberontakan dan keganasan di sesetengah kawasan tempatan seperti Pembunuhan Beramai-ramai Sulawesi oleh Raymond Westerling, dan Revolusi Sosial Sumatera Timur, kedua-dua ini pada tahun 1946, serta Laskar Hitam. Kesemua ini dilakukan oleh kedua-dua kumpulan yang taat setia kepada pihak Belanda serta kumpulan anti Belanda terhadap satu sama lain, dan juga oleh tentera awam militia tempatan yang hanya mengambil kesempatan terhadap keadaan yang tidak tentu sebelum pengisytiharan kemerdekaan.waktu ini baru ingin mengisytiharkan kemerdekaan sudah berbunuhan.berbeza bukan dengan negara kami swaktu pengisytiharan kemerdekaan kami yang berjalan dengan aman……
    Ingat jiranku indonesia,belajarlah daripada kesilapan sejarahmu,kesilapan pemimpin Sokarno..Yang pernah cuba melancarkan perang keatas Malaysia suatu ketika dahulu dengan diberi nama Ganyang Malaysia tapi akhirnya Sokarno gagal.Ingat negara kami Cintakan keamanan dan bukan peperangan seperti negara kamu,Lihatlah kamu begitu cepat mengamuk dan perbuatan kamu dan perilaku kamu sewaktu baru2 ini di kedutaan Malaysia menunjukkan kamu begitu cintakan peperangan.

    PLEASE,,, NO MORE FIGHTING BECAUSE AT THE END I’M AFRAID YOUR COUNTRY WILL TAKE A VERY HEAVY HUMILIATION,UNTIL YOUR COUNTRY WILL SINK BECAUSE OF IT.

    Balas
  • 161. Hang tuah  |  Desember 12, 2010 pukul 1:29 pm

    sudah habis mari sama2 kita bercakap hal2 yang menyenangkan dan jgn dedahkan keburukan masing-maing ayuh berdamailah!!!HIDUP ISLAM!!

    Balas
  • 162. Hang tuah  |  Desember 12, 2010 pukul 1:42 pm

    hai apakabar saudaraku di indonesia?kami dimalaysia menghulurkan salam kemaafan andainya kamu amat2 ngak puashati dengan kami..

    Balas
  • 163. hate ex INDONS!!!  |  Desember 13, 2010 pukul 9:30 am

    x guna punya indon cakap besar muka sombong dasar kurang ajar

    Balas
  • 164. tania 18  |  Desember 29, 2010 pukul 7:17 am

    SALAM,,SYA RKYT MSIA,,SYA SUNGGUH TERKEJUT DGN TOPIK”KENAPA KITA BENCI MSIA”..KENAPA HARUS BENCI MEMBENCI DI ANTARA MSIA DAN INDONESIA..KITA INI SERUMPUN..JIRAN LAGI..SIKAP2 SEBEGINI TDK PERLU ADA..
    TIDAK ADA 1 RKYT PUN DI DUNIA INI YG MAHU NEGARA NY DI HINA2..MALAYSIA AMAT MENGHORMATI INDONESIA SBGAI JIRAN BEGITU JGK SEBALIKNYA..JGN UNGKIT ISU BANGSA,,AGAMA ,,BUDAYA DAN SEBAGAI NY..
    SYA SECARA PERIBADI AMAT KAGUM DGN INDONESIA..
    DAN SYA SENDIRI TIDAK FAHAM APA YANG INDONESIA TIDAK PUAS HATI SEHINGGA SANGGUP MEMBENCI MALAYSIA ..?BAHAGIAKAH KTA JIKA HIDUP SALING BENCI MEMBENCI,,SALING BERDENDAM..SAMPAI BILA..??

    Balas
  • 165. yasmin  |  Desember 29, 2010 pukul 5:07 pm

    assalamualaiku.wr.wb

    begini saudaraku sesama manusiee apa manusia neh (gw nanya malaysia)
    gini aja saudara. ente nyolong pulau sadar apa mabok // kok sekarang ngomong beriman atau gmn.. gw yakin kalo di kumpulin seluruh rakyat indonesia sama malaysia masih lebih banyak yg waras disini men. lo gak keliatan krn miskin rakyat lo, masyarakat aja nyolong. gue melayu medan.. gak ada mirip2nya sama kalian.sombong, kalo gue liat sikap2 malay ampir mirip yahudi, gak usah bacot. tanya hati lo lo curang dalam segala hal ? BUAT MALAYSIA YG MASIH IDUP NANTI, INSYAALLAH ADA UMUR INGET NAMA GUE CARRIEYASMINHABIBIEHASIBUAN. skrg gue kuliah di hi n lagi mendalami malaysia n indonesia tercinta yg sebenernya secara umumpun anak tk juga tau kalau ente2 ini sombong !!!! sabar ya men .. gue masih tahap belajar.. pasti ada suatu hari nanti bantuan allah swt/ tuhan yme yg bikin bacot lo mingkem, kalo nurutin emosi saat itu juga lo uda gue buang ke ambalat buat jadi makanan ikan2 indonesia yg lo curi !!! biar tambah gede tambah banyak.. tapi gak men …sebagai bangga sportif n beradap guw kasian… paling gue nasehatin org sombong juga mati !!!

    Balas
    • 166. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 7:28 am

      DASAR KURANG AJAR LIAT TIN APA DIA NGOMONG SIAPA YANG YAHUDI!’!DASAR PAKU DULANG PAKU SERPIH MENGATA ORANG DIA YANG LEBIH”,kamu tak layak mengaku melayu,CIS!!MELAYU KONON. BAHASA LO MEMANG KOTOR SADIS DAN EGIOIS AMAT!,nah lihat kami tidak kata kan kamu yahudi tapi kamu udah melafazkanya..kalu tau sedang belajar,belajar percakapan yang enak bukan percakapan biadap,EGOIS BESAR..

      Balas
    • 167. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 8:14 am

      tengokkk.. bahsa ko pun aku x bisa tau barangkali bisa ular,bisa lipan or sebagainya yang aku taula..

      Balas
  • 168. damai  |  Desember 30, 2010 pukul 10:34 am

    salam sume,jgnla kite rakyt msia dgn lantang mghina.besabarla.biarla brape byk hinaan dn cacian dr mana2 pehak yg penting kite bersabar.takkan kemana pun,takkan luak pn.kita boleh melihat,mendgr apa yg terjadi d indonesia.pelbagai bencana berlaku.kite jgn terikut dgn cara mereka.sebagai rakyat mlaysia jgn brkkn lgi nama mlaysia.selagi mereka pnya tenaga dn keupayaan selagi tula mereka menceceh,jd x guna kite melayan karenh sebegitu.kite jg negara kite cukupla.salam

    Balas
  • 169. shah  |  Desember 31, 2010 pukul 7:00 am

    ya

    Balas
  • 170. cam gampang  |  Januari 2, 2011 pukul 2:28 pm

    jom kita renungkan..
    1- indonesia dalam ranking 20 ekonomi dunia terbesar.
    ulasan– ya ka??? macam pelik ja bunyi.. fakta di keluarkan oleh siapa??? betul ka?? ekonomi indonesia dalam ranking yang tinggi dari msia…persoalan nya??? mengapa terdapat jutaan rakyat indonesia berkerja di malaysia?? dan kenapa hanya beberapa kerat sahaja rakyat msia yg berkerja di indonesia??? apa jwatan rakyat indonesia yang berkerja di msia dan apa jwtan rakyat msia yg berkerja di indonesia???

    2- kepadatan penduduk.
    kenapa rakyat indonesia perlu pertikai jumlah penduduk msia??? siapa anda untuk menilai?? adakah kepadatan rakyat indonesia mampu memberi 100% komitmen dalam menaikan taraf idop??? adakah dengan jumlah rakyat yg ramai krjaan mampu memberikan 100% perhatian..adalah dingatkan kami di malaysia menilai melalui kualiti bukan kuantiti. kerana kualiti lebih baik dari kuantiti.

    3- isu TKI.
    adakah msia sahaja negara yang menerima TKI dari indonesia??? banyak bukan.. tp??? knapa isu2 yang melibatkan TKI yang berada di msia di besar2kan. indonesia dengan megah mengumumkan ” ganyang malaysia”.. bila isu TKI yang berada di bumi timur tenggah anda berdiam diri.. kenapa tiada “ganyang arab”??? pelik tpi benar..

    4- ulasan buat CARRIEYASMINHABIBIEHASIBUAN
    rasa nya tak perlu lah nak membangga ilmu yang anda sedang tuntut.. ilmu xkan berkat klu niat hati belajar untuk menunjuk2.. kmi pon bukannya tak terpelajar.. lebih makan garam dari awak.. kerja dengan gaji RM6000..klu tukar duet indonesia bley triple2 0..

    5- isu kemerdekaan.
    tiap2 negara ada cara tersendiri.. kami pilih kemerdekaan dengan cara aman. tp x bermakna kami di bawah penguasaan british.. kami bebas bergerak.. kmi ada saluran yang betul bagi mengutarakan masalah.. bukan dengan mengangkat buluh runcing.. bukan dengan mendapat publisiti murahan seperti tunjuk perasaan di jalanan..jadi pikir2. kejayaan datang dari keamanan..keamanan datang dari cara pemikiran.. bgaimna pmikiran indonesia???

    6- ulasan untuk niebell
    xpayah nk ketawa kn bahasa kami.. sekali anda ketawa 10 kali orang di msia tertawa.. maapkan saya kalu terlebih2 dengan isu ini.. kerana bahasa adalah bangsa.. anda sedar perbezaan bhasa kita.. sama tpi tidak serupa.. anda kta msia negara perampok??? adakah msia @indonesia perampok?? knapa bhasa indonesia adalah dari frasa inglish??? hahahaha.. macam cakap depan cermin..akhirnya ternampak tembelang sendiri..

    Balas
    • 171. shah  |  Januari 2, 2011 pukul 4:17 pm

      159,x payah cakap banyak fakta dengan diaorang ni,dia orang ni bangsa yang gayat x guna akal,lagipun dah lama indon2 ni x komen dalam ruangan ni lagi.

      Balas
      • 172. damai  |  Januari 3, 2011 pukul 5:33 am

        salam………,betul tu shah,dia org ni fakta2 x fhm pn tpi klau auta cpt dia org fhm.kayala,bjk pndaila,hbtla.tp yg pelk tu rmai gak x bekeja,ckp x gna fakta yg betul tau autaaa je

  • 173. mimi  |  Januari 3, 2011 pukul 7:38 am

    Terima kasih Indonesian atas kejian, kutukan dan hinaan yang kamu lemparkan pada kami..Hanya Allah sahaja yang dapat membalasnya..Semua itu menjadikan kami semakin mencintai negara kami..Kami tidak perlu membenci Indonesia seperti anda membenci Malaysia..kami cintakan perpaduan dan keamanan..kami hormati negara tetangga kami..Kami cinta Malaysia dan kami bangga jadi anak Malaysia..Alhamdulillah Malaysia maju dan rakyatnya selamat..

    Balas
  • 174. fozzy  |  Januari 13, 2011 pukul 4:33 am

    tulah mak bapak suruh sekolah x nak lari..org indon ni mmg dah aejak azali mmg mcm ni x nak mengaku kurang,x nak kalah..nak kata pandai x jugak nak kata bodo terlampau bodo..bangsa loe yg bodo masih dijajah oleh koran2 loe.yg loe si bodo bin bahalul ni pun percaya je apa kata media loe.tanpa tahu cerita sebenar.kerna tu negar loe nggak maju2.rakyatnya suka demo terus,omomg kosong aja.nggak mahu terima kenyataan.hidup dlm mimpi indah loe saja.mantan presiden nya aja nggak betul rakyat ikut aja.kayak soekarno..kawin boleh campur2 agama loe benar islam apa??gusdur jadi pemimpin dia sendiri kene pimpin jika mahu berjalan ..mcm mana mahu pimpim rakyat.nggak tahu syukurin pertolongan malaysia.tanya sama TKI loe di malaysia mengapa mereka nggak mahu pulang??kerna di malaysia aman,bagus,yg didera tu semua nya bekerja ama cina di sini.melayu disini nggak pernah dear amahnya malah dilayan seperti saudaranya sendiri.kerna maelayu disini anggap TKI kayak kami juga.yg menggap TKI kuli,anjing cuma org2 cina,india.mengapain kamu benci melayu?disini org jawa,minag,padang semua dibilang melayu.berapa banyak malaysia bantuain negara kamu malah dgn uwang,tenaga…dan lain2.kami nggak pernah bangga dgn kemajuan kami malah masih belajar lagi sampai bila pun.tapi indonesia yg iri hati dgn kemajuan.malaysia.kami nggak pernah mengemis dr inggris kamu juga menentang dan menggunakan otak untuk merdeka .itu bezanya org pandai dgn bodo.(org pandai guna otak unuk berpikir org bodh kayak kamu guna tenaga dan lutut untuk berpikir)kan aku dah marah!!!kamu kata kamu ada org sakti,kebal mana perginya semua??semua mati di tembak belanda.malah kamu dijadikan kuli lagi beratus2 tahun di negara sendiri.kamu yg ada skrg nggak pernah mahu belajar dr masa lalau.kamu cuma bangga aja dgn sejarah.demo terus,mimpi terus..nggak perlu bangun2 lagi sampai kamu mampus.guna kan otak kamu dong.hanya tahu ganyang saja.pikir donk negara kamu selalu ditimpa bencana sama siapa yg selalu bantuin kamu??kami malaysia yg selalu saja bantuin kamu.sekarang kita ada undang2 international mesti patuhi donk jika mahu perang.kamu hanya tahu omomg aja mahu ganyang,!perang ama malaysia,kok pikiran nya masih.kekampungan,anak kecil.kamu nggak pernah ke laur negara ya??kayak katak bawah tempung??nggak menagapa nanati akau belikan tiket untuk kamu ke lauar negara ya.kamu booking on lie ok?makau tahu naggk cara booking online?kalau ngakka tahu bagi nama pada kau nanti aku belikan ok !!nanati akau betulkan juga otak kamu itu yg letaknya di lutut kamu ke tempat asalnya ya..salam…

    Balas
  • 175. Chonne  |  Februari 7, 2011 pukul 6:37 am

    Maaf, saya tersinggung dengan isu perbalahan Malaysia-Indonesia ini. My Mom is Indonesian and my Dad is Malaysian, saya punya keluarga di kedua-dua negara, maaf pembetulan, kedua-duanya adalah Negara saya. Saya sayang Malaysia, Saya sayang Indonesia. Kalau keluarga sekecil kami (yang tidak sehebat mana) mampu mengabaikan persengketaan yang tiada bererti, dan hidup serumpun, bersatu dan gembira, kenapa kalian (warga Malaysia atau Indonesia) yang bijak pandai masih lagi ketinggalan dalam penyatuan ini?

    bukan Negara yang menjadi ukuran sifat dan kelakuan seseorang. Saya bahagia dengan rakan-rakan rapat dari Jakarta, Kuala Lumpur, Medan, Johor, Bawean, Seremban, Aceh, Kelantan dan banyak lagi. Ya, kami cool, anda?

    Muzik Malaysia vs Muzik Indonesia?
    -maaf kalao saya kelihatan bodoh, setahu saya, muzik yang kita katakan muzik – Rock, Hip Hop, etc… – bukan berasal dari mana-mana negara di asia tenggara kan?, jadi, apa muzik kita yang sebenarnya?

    Maaf, saya pembenci kebencian.

    Balas
  • 176. aku pelik  |  Februari 19, 2011 pukul 8:01 am

    woi pemilik blog. sebab kau lah mereka semua memaki hamun dan mencarut kat dalam blog kau. bergaduh disebabkan perkara bodoh. ape punya blogger lah buat blog macam tak ada otak. padamlah blog kau yang tak ada apa2 faedah ni. jangan segala makian ney kena kat diri kau balik sudahlah. Leni juwita kau ney kafir laknat ke muslim hah?

    Balas
  • 177. Lucifer  |  April 8, 2011 pukul 6:03 pm

    satu perkara memilik blog seperti mana negara ada kelemahan masiing-masing memang malaysia negara berbangun sama seperti indonesia…sekiranya ingin maju seperti mana negara kecil singapore 2juta yang mengalahkan kedua-dua negara malaysia 27juta dan indonesia 240juta…..pasal TKI memang indonesia maju dan kaya itu soal politik dengan 240 juta rakyat…tidak perlu saling benci…

    Balas
  • 178. shukrie  |  April 30, 2011 pukul 11:23 am

    YES! inilah sebabnya indon KENA TSUNAMI, GUNUNG BERAPI, GEMPA! hahaha BANYAK AJA DOSANYA MENCACI! KAN UDAH BILANG TUHAN MAHA ADIL! RASA IN! MeNGAPA MALAYSIA NGAK KENA SAMA MUSIBAH DEMIKIAN? KAN TUHAN MAHA ADIL! YANG JAHAT N NGAK BENAR AJA YANG D HUKUM! iaitu INDOGNESIAL! i will DERA MAT INDON HINA I! huahahahaha haloo ha i’m Chinese! so no offense! lu banyak mampus! siapkan kapan untuk adik2 mu!

    Balas
  • 179. plas  |  April 30, 2011 pukul 11:29 am

    HELLO? kenapa indon ngak WAR aja sama malaysia? biar Malaysia GANYANG INDONESIA! 5 VS 1! 1= indonesia! 5= britain, malaysia, new zealand, australia, singapore! so NGAK LOGIC IF SINGAPORE HATE MALAYSIA! kaji di wikipidia dong! PRESIDENT KAMU PENGECUT! SERANG AJA MALAYSIA.. KENAPA CANCEL OPEN WARS? sebab Indonesia ngak punya KAWAN utk BANTU? kasihan kalian……

    Balas
  • 180. Pak Dogol  |  Mei 17, 2011 pukul 2:55 am

    Malaysia negara kecil dan Indon negara gede besar..sepantasnya yang gede harusnya mendidik yang kecil bukannya harus nyerang melulu..Salut Pak SBY yang ternyata seorang pemimpin yang kuat dan gagah serta penuh keilmuan didadanya. Kekuatan itu bukanlah terletak kepada tubuh yang sasa atau urat urat timbulmu. Kekuatan itu bukan harus ditunjuk dengan kehebatan militermu tapi kekuatan itu adalah bagaimana kamu dapat menahan api kemarahan dan mengawal nafsu kamu…

    Balas
  • 181. Pak Dogol  |  Mei 17, 2011 pukul 3:10 am

    Maaf ya apa yang hendak saya katakan..kebanyakan WNI ini terlalu taksub dan fanatik melulu dalam banyak hal terhadap Malaysia. Apakah mereka ini ngak pernah tahu di Malaysia aja ada sekitar 17 juta Melayu,Jawa ,Bugis,Banjar,Minang dan keturunan lain asalnya dari Indonesia yang telah berhijrah puluhan malah ratusan tahun dulu ke Malaya.Mereka mereka ini juga membawa sekali segala macam peradaban,kesenian dan tatakarma mereka lalu terus dihidupkan buat mewarisi keturunan jalur mereka. Makanya kebanyakan apa apa kesenian yang sekarang ada di Indonesia secara otomatisnya ada di bumi Malaysia..Justeru sebahagian WNI harus sadar hal itu. Malaysia bukannya penjiplak bukan pengklaim bukan perampok hasil seni Indonesia..sebenarnya kita sama satu keturunan,satu rumpun yang hanya dipisahkan oleh kenegaraan.

    Balas
  • 182. Pak Dogol  |  Mei 17, 2011 pukul 3:16 am

    Saya warga Malaysia yang keturunannya dari Ponorogo Indonesia. Indonesia dekat di hati saya..

    Balas
  • 183. Pak Dogol  |  Juni 10, 2011 pukul 1:56 pm

    Keamanan dan kedamaian adalah satu harta yang tidak boleh di bandingkan dengan apa sekalipun pun di atas muka bumi ini..Justeru bersama lah kita bangsa serumpun dan se Agama saling bermuafakat , bertimbangrasa serta saling bermaafan. Buang yang keruh ambil yang jernih…

    Balas
  • 184. sasuka  |  Juni 20, 2011 pukul 12:32 pm

    mne malaysia sama dgn indonesia?indonesia maseh belakang jgn mrasa diri tuh bagus atau hebat pak..

    Balas
  • 185. bukan_indon  |  September 5, 2011 pukul 2:37 pm

    ni blog yahudi…. confirm…

    yahudi je suka cakap macam ni…..

    islam ak kenal x de ajar ak benda2 camni

    yahudi je cakap cam ni….lagi satu even negara kecil x bermakna lemah… jepun, singapura and etc jauh lg maju dr negara yg besar cam indon…jangan pandang rendah…

    belajar sejarah, baca alquran and taubat…

    Balas
  • 186. pawi  |  Oktober 5, 2011 pukul 8:59 am

    bagusla korang gaduh, bangsa cina n bangsa lain semua tepuk tangan tgk kebodohan bangsa serumpun.baca sejarah beb, tgk betapa luas dan besarnya pengaruh orang nusantara dalam dunia suatu masa dulu.bangsa lain memang irihati dan sentiasa cuba berbuat sesuatu agar bangsa melayu di nusantara tidak dpt bangun lagi.kejahatan itu pada individu bkn pada negara,jangan bakar kelambu sebab seekor nyamuk bro.

    Balas
  • 187. anak malaysia  |  November 25, 2011 pukul 7:18 am

    orang yang cerdik dan betul-betul cerdik xkan puji diri sendiri sperti indonesia ni…lagu2 n drama2 semue x best..sukan je la yang nak dibanggakan..orang2nya nak jadi pengganas sebab tu la x maju2..perasan je lebih..negara tetap miskin..kpd pemilik blog..ko hina lah sebayk mana konak hina malaysia..malaysia tetap aman..itu menunjukkan kamu cemburu sngat sama malaysia..betu la orang cakap indonesia ni pengganas asia tenggara..sentiasa ade sifat syaitan seperti dengki, marah..xpuas hati dengan negara yang berkembang..negara kamu tetap miskin..

    Balas
  • 188. nora  |  Desember 7, 2011 pukul 11:47 am

    so org2 malaysia jgn ckp kosong je, tp korang masih dgr lagu indon, terhegeh2 g konsert indon, tgk drama indon, toloonglah stop ok drg benci sgt ngan kita nie, kita je dok terhegeh2 ngan drg, so stop jgn lah lagi dgr lagu2 indon, suruh kaka , makcik, emak2 korang jgn lah tgk citer indon lagi.. berbulu aku tgk indon ni.. punya lah drg benci ngan org malaysia.. ha lg satu stop2 shopping2 kt bandung ke jakarta ke.. tmpt tu x selamat dah utk kita bek g shopping kt vietnam sah2 kain pon bagus ada kualiti tolong nasihankan lahhhh

    Balas
    • 189. Devi  |  Januari 7, 2012 pukul 8:24 am

      mbak orang malaysia ya?

      Balas
  • 190. khalifah  |  April 14, 2012 pukul 3:08 am

    yg plik aku ni mat indon ni..malaysia mati-matian di benci di maki hamun,negara lain xnak plak di maki hamun..asal negara lain tu lebih baik dari malaysia ker,macam jahat sangat je nagara aku kt dunia ni di maki hamun rakyat indon..pelik tol aku..nak benci.benci ah xpayah maki hamun..haram jadah..

    Balas
  • 191. shutUP!  |  September 1, 2012 pukul 9:23 am

    banyak jenayah dilakukan oleh warga indonesia..ade aku kesah..y pasti kat dlm jail 2 of course rmai indonesia..ni aku nak lari dr topik..kenapa negara jepun lebih maju??sebelum perang di pearl harbor 1941..kerajaan jepun telah menghantar wakil mereka belajar bahasa english.kenapa perlu belajar bahasa penjajah?hendak menguasai sesuatu ilmu seperti teknologi,orang jepun perlu belajar bahasa english walaupun bahasa jepun adalah bahasa pertama n bahasa ibunda mereka…sekarang negara jepun diiktiraf dunia..negara kaya dan maju.aku pernah tanye pensyarah aku kat U.Prof aku ckp melayu ke,jawa,banjar,batak ke etc xde asal usul…ms 2 mne ade daratan di nusantara…selepas berjuta tahun muncullah daratan nusantara tetapi tiada manusia yang duduk…ape jawapan prof aku..die ckp orang nusantara ni (MELAYU/jawa etc termasuk filipina adalh dr satu keturunan yang sama)..cuba cek kat DNA..

    Balas
  • 192. Immigration Adviser in Graves end  |  Oktober 24, 2012 pukul 7:50 pm

    Hello friends, pleasant post and nice arguments commented
    here, I am in fact enjoying by these.

    Balas
  • 193. Kristina  |  Desember 21, 2012 pukul 7:05 am

    Thanks for one’s marvelous posting! I really enjoyed reading it, you may be a great author.I will ensure that I bookmark your blog and will come back from now on. I want to encourage you to continue your great writing, have a nice weekend!

    Balas
  • 194. http://google.com  |  Februari 14, 2013 pukul 9:42 am

    I really blog too and I’m publishing a little something alike to this
    post, “Kenapa Kita Benci Malaysia My e-Diary”.
    Do you really care in cases where I actuallyapply some
    of your personal points? Thanks for your time ,Teresa

    Balas
  • 195. buy instagram followers cheap ebay  |  Februari 26, 2013 pukul 1:03 am

    Thanks for sharing your thoughts on loan. Regards

    Balas
  • 196. Brigette  |  April 10, 2013 pukul 4:07 am

    Brewing that optimal mug of coffee as part of your own home drip coffee maker will not which difficult, offered you have got the right stuff, the great drinking water, right filter,
    and additionally a high quality freshly roasted coffee. You possibly can get an estimated this a couple of methods firstly recently there is the possibility
    to dilute the coffee alongside liquid or second if at all like me you discover espresso just a little besides strong you
    are able to render it the Spanish method.

    Balas
  • 197. ralph lauren sweatshirt  |  April 10, 2013 pukul 4:21 am

    people tend to be familiar with computer software
    that allows your to digitally alter pictures. So the cool set of cotton trousers can be
    a lot more expensive than wool pants, however
    which doesn’t mean they are either khakis or perhaps chinos. Pay for Ralph Lauren pas cher or perhaps dresses through out the web and having these products put in spot these days, keep in your mind, available the fact significant resolution is actually usually to obvious the apparel so that you could dried up Ralph Lauren.yet if you abrasion the surface, you are going to realize which there is little of faith or perhaps humanity in this particular person.whenever blending components, prepare sure which most the combine is cotton, too little cotton and also the shirt looks artificial and also too much your have in order to fall back on the details which will make the shirt interesting.

    Balas
  • 198. rectangular glass dining table  |  Mei 16, 2013 pukul 7:58 pm

    Some of them are a bit more ornate than others or perhaps have special features like drawers.
    any beauty, worth, past times memories attached
    for them and also their usage, every one of the combined render it
    an amazing fit for any of the antique lovers to have them.

    And also some other prospect will be trip off as
    part of superstore within the oval glass dining table of your house and also select through in the constrained pieces and also pieces.
    I can fill the relax within the area with different modern dining table sets
    and accessories of almost any material and color,
    and they’ll fit recommended as part of.they may be able begin to look past times and also separate substances might actually stain them.

    Balas
  • 199. canon digital photography tips  |  Mei 21, 2013 pukul 7:00 am

    I love it when folks come together and share thoughts. Great
    website, stick with it!

    Balas
  • 200. Deandre  |  Mei 23, 2013 pukul 12:58 pm

    hello there and thank you for your information – I’ve definitely picked up something new from right here. I did however expertise a few technical points using this site, since I experienced to reload the website a lot of times previous to I could get it to load properly. I had been wondering if your web hosting is OK? Not that I’m complaining, but slow loading
    instances times will often affect your placement in google
    and can damage your high quality score if advertising and marketing with Adwords.
    Well I’m adding this RSS to my e-mail and could look out for a lot more of your respective interesting content. Ensure that you update this again soon.

    Balas
  • 201. sex cam to sex cam  |  Mei 24, 2013 pukul 12:26 am

    I like the helpful information you provide in your articles.
    I’ll bookmark your weblog and check again here regularly. I’m quite sure I will learn a
    lot of new stuff right here! Good luck for the next!

    Balas
  • 202. omegle chat  |  Mei 24, 2013 pukul 2:11 am

    It is not my first time to visit this web site, i am visiting this site dailly and get good data from
    here everyday.

    Balas
  • 203. Petra  |  Mei 24, 2013 pukul 8:36 am

    I really like reading a post that will make men and women think.
    Also, many thanks for allowing me to comment!

    Balas
  • 204. adv.br  |  Mei 25, 2013 pukul 10:25 pm

    Allow your customers, and the general public know that your particular company is environmentally friendly.
    Having the portable stapler is actually always a beneficial idea because
    you never know when recently there definitely will be a stapler available after you want definitely one.
    This particular feature allows you to get the sharpest aim possible however not operate the
    risk of putting on your authorship utensil up to a stub.
    I covered my books with cut up brown paper grocery
    sacks and also lovingly decorated them with my
    new, unbroken crayons. That goes for staff members
    manuals nicely, if possible, have staff members read the manuals internet based to keep
    from using paper.

    Balas
  • 205. Harlan  |  Mei 29, 2013 pukul 9:48 am

    Really when someone doesn’t understand then its up to other viewers that they will help, so here it takes place.

    Balas
  • 206. http://www.99polls.com  |  Mei 30, 2013 pukul 7:29 pm

    Thank you for sharing your thoughts. I truly appreciate your
    efforts and I am waiting for your next write ups thank you once again.

    Balas
  • 207. bricklaying Melbourne  |  Juni 2, 2013 pukul 9:55 am

    Inherited designs after the beyond, brick industry remains present providing numerous places exclusively as part
    of Melbourne, Australia. Likewise if you perfect every one of the the
    necessary courses, you will definitely do not have useful experience, and also
    any kind of snags came across, definitely will
    appear enormous, while in order to a powerful experienced Builder, solving it might
    simply try to be second nature. It is present everywhere,
    as a simple search internet based definitely will
    render numerous, numerous results. Another form of rock for paving is the
    interlocking pavers what kind of since the name suggests tend to be connected in really a method that each
    stone restricts the some other after moving.

    Balas
  • 208. Leanne  |  Juni 3, 2013 pukul 9:35 pm

    Definitely believe that which you stated. Your favorite justification seemed to be on the internet the simplest thing to be aware of.
    I say to you, I certainly get irked while people think about worries that they
    just don’t know about. You managed to hit the nail upon the top as well as defined out the whole thing without having side effect , people could take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

    Balas
  • 209. www.Neworleansbio.com  |  Juni 4, 2013 pukul 7:13 am

    You Are Able To meet up with and know some other people, creating your local a better, more happy destination
    to live on. Also work in the counter tops keep separated
    from floor tile and acquire granite or perhaps
    replica rock. As part of college, Robinson was additionally a top
    amount chess player, the concert pianist, and also graduated after the you Naval Academy
    with a degree in Mathematics.

    Balas
  • 210. webcam adult chat  |  Juni 10, 2013 pukul 11:23 pm

    Hello! This post could not be written any better! Reading through this post reminds me of my old room mate!
    He always kept chatting about this. I will forward
    this article to him. Pretty sure he will have a good read.
    Thank you for sharing!

    Balas
  • 211. free porno chat  |  Juni 12, 2013 pukul 7:22 am

    Usually I don’t learn article on blogs, however I wish to say that this write-up very forced me to check out and do it! Your writing taste has been amazed me. Thanks, very nice post.

    Balas
  • 212. http://8tracks.com/alarm45dryer  |  Juni 12, 2013 pukul 11:44 am

    Fantastic website you have here but I was wondering if you knew of any user
    discussion forums that cover the same topics discussed in this
    article? I’d really love to be a part of online community where I can get advice from other experienced people that share the same interest. If you have any recommendations, please let me know. Thanks a lot!

    Balas
  • 213. Cam chats  |  Juni 24, 2013 pukul 5:53 am

    Hi Dear, are you actually visiting this website regularly, if so after that you will without doubt obtain good knowledge.

    Balas
  • 214. Rhoda  |  Juni 28, 2013 pukul 11:55 pm

    My brother recommended I would possibly like this web site.

    He used to be totally right. This post truly made my day.
    You can not believe just how so much time I had spent for this information!

    Thank you!

    Balas
  • 215. Janie  |  Juni 29, 2013 pukul 4:34 pm

    Currently it sounds like Movable Type is the
    best blogging platform available right now. (from what I’ve read) Is that what you are using on your blog?

    Balas
  • 216. paleo diet Food list  |  Juli 30, 2013 pukul 9:50 am

    Paleolithic diet or perhaps Paleo diet because it is commonly known is starting to become
    extremely popular and also it is considered among
    the healthiest diets available. Alright this time, are you ready in order to cook what I think about in order to be definitely one of the tastiest and
    also healthiest paleo diet dishes for breakfast.
    Begin with the flax cracker being a base to what kind of youll
    add the layer of the nut cheese spread. Ideal your favorite meals with this particular zingy Paleo Salsa Recipe.

    regardless, you may need in order to keep in mind that paleo
    diet dishes might not be meant in order to restrict your eating habits creating your endure for the pounds your eliminate.

    Balas
  • 217. aftermarket automotive part  |  Juli 31, 2013 pukul 8:24 am

    What’s up i am kavin, its my first time to commenting anywhere, when i read this paragraph i thought i could also make comment due to this sensible post.

    Balas
  • JederNextt Option findenn trendy ist auff jeden Fallin
    prüfenfür SeideStrümpfe. HeuteWennn sie werden sollin tv-Serie
    aus sie Göttin Schuhe Paar Alle von Inen nach oben miteine von diesen Styles und
    sie sind eindeutig bereitzu tv-show zurück ihr ganz persönlichessuchen.

    Lacoste bilig Fashuon Designs Magder eine Vielzahl von beobachtet trends auf derr
    ganzen Welt da, Liste einfach mal vor allemRegionen als Teil derzusätzlichzu
    in einem anderen Land. (FIDM ist besonders beliebte aufgrund der TatsacheLauren Conrad führendenvon jederWirklichkeit tv Seroe Einige
    der bergen, waar gefilmtunter Kurse gibt es seit
    kurzem gibt es.

    Balas
  • Sieist easyin ändern, abzsic schwarz Stift Rock
    überViele einee sehr lange Zeit sowie zusätzlich outdoor Jackwn jährlich.

    Ein angetriebenFashion Desiyner Musshaben jeder grundlegendeAcumen Jungs für Männer.
    polo Lacoste Fashion Designs Möglicherweiseder viele angesehen Styles auf der ganzen Weelt Im,
    Liste von spezifischeRegionern zusätzlichzu international.
    wirklichnichtobligatorische dieeineist Suchenach Korea Geld ausgeben anders put on die
    modische Kostüm aber alternaiv die Zugänglichkeit zu globalmode auf genau das gleiche Ort, Position aus multi nationalen wirklich ihr Bekleidung wirklich so ist in und rund umnow.

    Balas
  • 220. saya anak melayu  |  Februari 1, 2014 pukul 3:34 am

    hari tu orang endon pergi rompak bank di MALAYSIA…….. dan mmbunuh seorang pegawai bank. jahat betul endon ni…..

    Balas
  • 221. 100 % ISLAM  |  Februari 1, 2014 pukul 3:38 am

    orang Indonesia kalau bua Drama mesti merepek…… pastu pelakonnya seksi seksi. lepastu ada pelacur. mcm LUNA MAYA……

    Balas
  • 222. Cara Alami Memutihkan Kulit  |  Mei 20, 2014 pukul 2:10 pm

    Cara Alami Memutihkan Kulit

    Kenapa Kita Benci Malaysia | My e-Diary

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Album Photo

Seminar Anak MimHA

S528394 02

meandanne

More Photos

This website is worth
What is your website worth?

Kunjungan Temen

  • 223,624 hits

Catatan Lalu

Jadwal

September 2007
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: